Gedung Bawaslu Berantakan Akibat Amukan Massa 22 Mei!
Massa di Jatibaru Lempar Petasan ke Helikopter Pemadam Api!
Ini Respons BPN Soal JK Sarankan yang Kalah Temui Pemenang!



loading...

Sarangberita.com > Jakarta
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
 
21-11-2017 08:24:12 - Dibaca 3.860 Kali
 
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sumber Foto : poskotanews.com
 
loading...
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambah jumlah orang-orang yang masuk ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Awal mula pembentukan TGUPP diawali oleh Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu.

TGUPP dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 201 Tahun 2014 tentang Pengangkatan TGUPP yang ditetapkan pada 11 Februari 2014.

Dulu, banyak tudingan bahwa TGUPP merupakan tempat pegawai negeri sipil (PNS) "buangan".

Sebab TGUPP diisi oleh mantan pejabat eselon yang distafkan akibat bermasalah. Namun karena pengalamannya, dimasukan ke dalam tim gubernur.

Jokowi pernah membantah bahwa TGUPP diisi oleh PNS buangan.

"Siapa yang bilang bermasalah? Siapa yang bilang tempat pembuangan?" kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/2/2014).


Jokowi mengatakan, TGUPP akan bertugas mengawasi kinerja dinas-dinas, yang kemudian melaporkannya kepada gubernur beserta wakilnya. Tim itu juga bertugas memberikan masukan kepada dinas-dinas maupun gubernur.

Salah satu pejabat bermasalah yang pernah masuk ke TGUPP adalah Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan. Pristono masuk TGUPP ketika berurusan dengan Inspektorat Pemprov DKI lantaran pengadaan bus baru yang beberapa di antara komponennya sudah karatan. Belakangan, Pristono terbukti korupsi dan kini sudah dipenjara.

Nyaris dibubarkan Ahok

Pada saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur, TGUPP justru sempat mau dibubarkan. Ketika itu, Basuki atau Ahok akan membubarkan TGUPP dan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI.

Ketika itu, Ahok bilang ingin membubarkan TGUPP jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah memiliki kinerja baik.

"Kalau semua sistemnya sudah jalan, masih perlu percepatan lagi enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," kata Ahok.

Kemudian, orang-orang yang tadinya ada di TGUPP akan tetap menjadi staf. Namun staf biasa di SKPD, bukan staf "terhormat" yang bekerja langsung di bawah gubernur.

Meski demikian, pembubaran TGUPP belum jadi dilakukan sampai sekarang. Masih di era Ahok, tetapi di bawah kepemimpinan Sumarsono sebagai Plt Gubernur, dua orang pejabat dimasukan ke dalam TGUPP. Mereka adalah Agus Bambang Setyowidodo, mantan Kepala Dinas Pelayanan Pajak (kini namanya berubah menjadi Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta) dan Firmansyah, mantan Kepala Dinas Olahraga DKI.

Pada era Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun juga masuk ke dalam TGUPP. Sebelum masuk ke TGUPP, Lasro berkelana ke Provinsi Sumatra Utara dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasudutan. Dulu Lasro dicopot dari jabatannya karena dinilai bermasalah dalam kasus uninteruptible power supply oleh Ahok.

Selain Lasro, mantan Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji juga masuk dalam TGUPP. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan posisi mereka memang tetap staf, tetapi staf terhormat.

"Sebelumnya mereka staf. Sekarang juga staf tapi staf yang termulia he-he. Itu gurauan teman-teman," ujar Agus.

Anggaran ditambah Anies

Beda kepemimpinan, beda kebijakan.

Di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, fungsi TGUPP justru akan dipertebal. Orang-orang yang masuk ke dalamnya akan diperbanyak.

Pada draf anggaran yang belum dibahas, total anggarannya hanya Rp 2,3 miliar. Namun, setelah dibahas di DPRD DKI Jakarta, anggarannya menjadi Rp 28 miliar.

Kompas.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id pada Senin (20/11/2017). Tertulis anggaran honor anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebanyak 23 orang.

Satu bulan mereka digaji sebesar Rp 24.930.000, selama 13 bulan, sehingga total anggaran menjadi Rp 7,4 miliar. Namun, ada lagi anggaran serupa dengan nama nomenklatur honorarium anggota TGUPP untuk 37 orang dengan nilai gaji yang sama. Totalnya menjadi Rp 11,9 miliar.

Kemudian, ada lagi anggaran untuk Ketua TGUPP yang jumlahnya untuk 14 orang. Satu ketua digaji Rp 27.900.000. Jika ditotal, gaji untuk 14 ketua ini menjadi Rp 5,077 miliar.

Usulan anggaran ini naik drastis, sebab awalnya orang yang bergabung dalam TGUPP hanya 15 orang saja.

Belum diketahui siapa orang-orang yang akan Anies masukan ke dalam TGUPP ini. Anies pun menolak menjelaskan apa-apa.

"Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar," ucap Anies.

Baca juga : Tim Gubernur Kewenangan Anies dan Boleh dari Non-PNS

Sandiaga menjelaskan lebih banyak dari Anies.

Sandiaga mengatakan, kenaikan anggaran TGUPP terjadi karena adanya penambahan jumlah personel. Jumlah tim yang akan bergabung dalam TGUPP sebanyak 45 orang. Jumlah ini juga berbeda dengan rincian yang ada di data.jakarta.go.id yang jumlahnya bisa mencapai 74 orang.

"Jadi karena jumlahnya banyak menjadi 45 orang, pasti juga biayanya akan bertambah," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pada masa pemerintahan sebelumnya, TGUPP dipisahkan dari tim percepatan pembangunan di tingkat wali kota.

Namun, Anies dan Sandiaga memutuskan untuk menggabungkan tim itu pada masa kepemimpinan mereka. Hal itulah yang menyebabkan jumlah TGUPP bertambah.

"Rencananya kami akan gabungkan supaya efektif, supaya efisien, dalam satu TGUPP yang diperluas," kata dia.
 
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Beda Cara Ahok dan Anies Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi...
 
Sumber : kompas.com
 
 
 
 
- JAKARTA -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Masih Bicara Naturalisasi Untuk Cegah Banjir!

(02-05-2019 12:56:00 - Dibaca 205 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Sebut Banjir di Jakarta Jumlahnya Kecil?

(28-04-2019 15:56:35 - Dibaca 394 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Warga Cililitan Mengungsi ke Pinggir Jalan Akibat Banjir 3 Meter

(26-04-2019 12:36:10 - Dibaca 449 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Soal Banjir yang Rendam Jakarta, Ini Kata Anies!

(26-04-2019 12:30:05 - Dibaca 323 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Bukan LRT Penyebab Banjir Kalimalang, Tapi Pompa yang Kurang!

(09-04-2019 20:14:16 - Dibaca 225 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Warga Jakarta Bersorak Saat Anies Singgung Ahok di Peresmian MRT!

(24-03-2019 18:24:34 - Dibaca 1.216 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Jokowi Sebut Proyek MRT Keputusan Politiknya Bersama Ahok!

(23-03-2019 16:26:22 - Dibaca 281 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Jumlah Anggota TGUPP Tak Lagi Dibatasi di Pergub Baru Anies, Mengapa?

(11-03-2019 10:23:34 - Dibaca 139 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
DPRD DKI Ini Pertanyakan Soal TGUPP Ala Anies! Apa Kontribusinya?

(09-03-2019 16:06:35 - Dibaca 248 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Orangtua Siswa SMK di Jakbar Ungkap Pungli Formulir KJP!

(09-03-2019 15:59:02 - Dibaca 106 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies akan Lapor ke Rakyat Soal Penolakan Ketua DPRD DKI Jual Saham PT Delta, Rakyat yang mana?

(07-03-2019 17:47:09 - Dibaca 397 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pernah Kritik Ahok Soal Dana KLB, Ternyata Anies Bangun JPO Juga Pakai Dana KLB! Apa maksudnya?

(01-03-2019 09:52:36 - Dibaca 383 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Gedung Bawaslu Berantakan Akibat Amukan Massa 22 Mei!

(23-05-2019 09:32:56 - Dibaca 274 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Massa di Jatibaru Lempar Petasan ke Helikopter Pemadam Api!

(22-05-2019 14:12:16 - Dibaca 54 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Respons BPN Soal JK Sarankan yang Kalah Temui Pemenang!

(22-05-2019 09:07:40 - Dibaca 294 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Soal Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana, Fadli Zon Siap Jamin?

(21-05-2019 16:32:39 - Dibaca 359 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Menang, Ini Respon Bijak Dedi Mulyadi!

(21-05-2019 13:49:55 - Dibaca 464 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ahli Sebut Prabowo Mustahil Menang Karena Selisih 16,9 Juta Suara!

(21-05-2019 13:43:28 - Dibaca 321 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Polri Sebut Aksi 22 Mei Bukan Aksi Spontan!

(21-05-2019 13:38:11 - Dibaca 306 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Kemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019 Jadi Perhatian Media Asing!

(21-05-2019 10:15:40 - Dibaca 602 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Cuma Bawa Print Out Media Online, Bawaslu Tolak Laporan Kubu 02!

(20-05-2019 21:10:05 - Dibaca 546 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Polisi Gagalkan Warga Ikut Aksi 22 Mei, Ini Kata Sandiaga!

(20-05-2019 20:58:00 - Dibaca 720 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Lieus Sungkharisma Ditetapkan Polisi Jadi Tersangka Makar!

(20-05-2019 16:54:38 - Dibaca 517 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Diremehkan BPN Prabowo Terkait Pilpres, Ini Respon Ketua MK!

(18-05-2019 11:02:23 - Dibaca 803 Kali)

Soal Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana, Fadli Zon Siap Jamin?
KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Menang, Ini Respon Bijak Dedi Mulyadi!
Ahli Sebut Prabowo Mustahil Menang Karena Selisih 16,9 Juta Suara!

TERPOPULER

1. KSPI Siap Sumbang 10 Juta Suara Buat Prabowo, Suaranya siapa?

2. Dosen USU 'Bom Surabaya Pengalihan Isu' Pingsan Saat Dipamerkan Polisi!

3. Pilpres 2019, Yusril Sebut PBB Tolak Dukung Jokowi, Apa pengaruhnya?

4. Ancam Tembak Jokowi, Polisi Siapkan Tim Tangkap Pemuda Tersebut!

5. Pria yang Ancam Penggal Jokowi Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi!

6. Fadli Zon Sebut Pasangan Sudrajat-Syaikhu Brilian! Dimana Briliannya?

7. Eggy Sudjana Usulkan Agar Ketua MUI Dipecat! Mengapa?

8. Fadli Zon Minta Pemerintah Tak Buru-buru Libatkan TNI Soal Terorisme, Mengapa?

9. Fadli Zon Minta Jokowi Tak Sebar Hoax RUU Terorisme, Apa maksudnya?

10. Sandiaga Minta JK Lepas Anies Untuk Dampingi Prabowo di Pilpres 2019




HUKUM EKONOMI REGIONAL JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL
OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017