SBY Sebut Ada Oknum BIN, Polri, TNI Tidak Netral di Pilkada, Benarkah?
Pilkada Jabar Jadi Sasaran Aksi Terduga Teroris di Depok!
Dua Terduga Teroris di Depok Ditembak Mati Polisi



Sarangberita.com > Jakarta
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
 
21-11-2017 08:24:12 - Dibaca 3.558 Kali
 
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sumber Foto : poskotanews.com
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambah jumlah orang-orang yang masuk ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Awal mula pembentukan TGUPP diawali oleh Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu.

TGUPP dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 201 Tahun 2014 tentang Pengangkatan TGUPP yang ditetapkan pada 11 Februari 2014.

Dulu, banyak tudingan bahwa TGUPP merupakan tempat pegawai negeri sipil (PNS) "buangan".

Sebab TGUPP diisi oleh mantan pejabat eselon yang distafkan akibat bermasalah. Namun karena pengalamannya, dimasukan ke dalam tim gubernur.

Jokowi pernah membantah bahwa TGUPP diisi oleh PNS buangan.

"Siapa yang bilang bermasalah? Siapa yang bilang tempat pembuangan?" kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/2/2014).


Jokowi mengatakan, TGUPP akan bertugas mengawasi kinerja dinas-dinas, yang kemudian melaporkannya kepada gubernur beserta wakilnya. Tim itu juga bertugas memberikan masukan kepada dinas-dinas maupun gubernur.

Salah satu pejabat bermasalah yang pernah masuk ke TGUPP adalah Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan. Pristono masuk TGUPP ketika berurusan dengan Inspektorat Pemprov DKI lantaran pengadaan bus baru yang beberapa di antara komponennya sudah karatan. Belakangan, Pristono terbukti korupsi dan kini sudah dipenjara.

Nyaris dibubarkan Ahok

Pada saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur, TGUPP justru sempat mau dibubarkan. Ketika itu, Basuki atau Ahok akan membubarkan TGUPP dan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI.

Ketika itu, Ahok bilang ingin membubarkan TGUPP jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah memiliki kinerja baik.

"Kalau semua sistemnya sudah jalan, masih perlu percepatan lagi enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," kata Ahok.

Kemudian, orang-orang yang tadinya ada di TGUPP akan tetap menjadi staf. Namun staf biasa di SKPD, bukan staf "terhormat" yang bekerja langsung di bawah gubernur.

Meski demikian, pembubaran TGUPP belum jadi dilakukan sampai sekarang. Masih di era Ahok, tetapi di bawah kepemimpinan Sumarsono sebagai Plt Gubernur, dua orang pejabat dimasukan ke dalam TGUPP. Mereka adalah Agus Bambang Setyowidodo, mantan Kepala Dinas Pelayanan Pajak (kini namanya berubah menjadi Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta) dan Firmansyah, mantan Kepala Dinas Olahraga DKI.

Pada era Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun juga masuk ke dalam TGUPP. Sebelum masuk ke TGUPP, Lasro berkelana ke Provinsi Sumatra Utara dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasudutan. Dulu Lasro dicopot dari jabatannya karena dinilai bermasalah dalam kasus uninteruptible power supply oleh Ahok.

Selain Lasro, mantan Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji juga masuk dalam TGUPP. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan posisi mereka memang tetap staf, tetapi staf terhormat.

"Sebelumnya mereka staf. Sekarang juga staf tapi staf yang termulia he-he. Itu gurauan teman-teman," ujar Agus.

Anggaran ditambah Anies

Beda kepemimpinan, beda kebijakan.

Di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, fungsi TGUPP justru akan dipertebal. Orang-orang yang masuk ke dalamnya akan diperbanyak.

Pada draf anggaran yang belum dibahas, total anggarannya hanya Rp 2,3 miliar. Namun, setelah dibahas di DPRD DKI Jakarta, anggarannya menjadi Rp 28 miliar.

Kompas.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id pada Senin (20/11/2017). Tertulis anggaran honor anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebanyak 23 orang.

Satu bulan mereka digaji sebesar Rp 24.930.000, selama 13 bulan, sehingga total anggaran menjadi Rp 7,4 miliar. Namun, ada lagi anggaran serupa dengan nama nomenklatur honorarium anggota TGUPP untuk 37 orang dengan nilai gaji yang sama. Totalnya menjadi Rp 11,9 miliar.

Kemudian, ada lagi anggaran untuk Ketua TGUPP yang jumlahnya untuk 14 orang. Satu ketua digaji Rp 27.900.000. Jika ditotal, gaji untuk 14 ketua ini menjadi Rp 5,077 miliar.

Usulan anggaran ini naik drastis, sebab awalnya orang yang bergabung dalam TGUPP hanya 15 orang saja.

Belum diketahui siapa orang-orang yang akan Anies masukan ke dalam TGUPP ini. Anies pun menolak menjelaskan apa-apa.

"Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar," ucap Anies.

Baca juga : Tim Gubernur Kewenangan Anies dan Boleh dari Non-PNS

Sandiaga menjelaskan lebih banyak dari Anies.

Sandiaga mengatakan, kenaikan anggaran TGUPP terjadi karena adanya penambahan jumlah personel. Jumlah tim yang akan bergabung dalam TGUPP sebanyak 45 orang. Jumlah ini juga berbeda dengan rincian yang ada di data.jakarta.go.id yang jumlahnya bisa mencapai 74 orang.

"Jadi karena jumlahnya banyak menjadi 45 orang, pasti juga biayanya akan bertambah," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pada masa pemerintahan sebelumnya, TGUPP dipisahkan dari tim percepatan pembangunan di tingkat wali kota.

Namun, Anies dan Sandiaga memutuskan untuk menggabungkan tim itu pada masa kepemimpinan mereka. Hal itulah yang menyebabkan jumlah TGUPP bertambah.

"Rencananya kami akan gabungkan supaya efektif, supaya efisien, dalam satu TGUPP yang diperluas," kata dia.
 
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Beda Cara Ahok dan Anies Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi...
 
Sumber : kompas.com
 
 
 
 
- JAKARTA -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Prabowo Sebut Dapat Data Terkait Index Harga LRT Dari Anies, Anies dapat data dari mana?

(23-06-2018 06:58:00 - Dibaca 314 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Usai Asian Games, Sandi Usulkan Wisma Atlet Dijadikan Rusun?

(20-06-2018 13:08:19 - Dibaca 463 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Mau Belajar Kemacetan, Sandiaga Akan Terbang ke Amerika?

(20-06-2018 06:48:10 - Dibaca 445 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Klaim DKI Sukses Jinakkan Harga Pangan Lebaran Tahun Ini, Benarkah?

(19-06-2018 19:43:59 - Dibaca 374 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Tuntut Kadis UMKM Berinovasi Tata PKL Kota Tua yang Semrawut

(18-06-2018 19:15:37 - Dibaca 1.326 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Video: Buaya 2,5 Meter Terlihat di Tanjung Priok!

(17-06-2018 10:39:36 - Dibaca 180 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandi Sebut Solusi Penampungan PKL Kota Tua Dengan Klaster, Apa maksudnya?

(16-06-2018 21:16:00 - Dibaca 120 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Kota Tua Masih Semrawut, Ini Kata Sandiaga!

(16-06-2018 20:56:09 - Dibaca 811 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Akan Gelar Nobar Piala Dunia, Buat apa?

(15-06-2018 21:02:25 - Dibaca 191 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Tepat 8 Bulan Menjabat, Sandi Sebut Keberhasilan yang Diraih Pemprov DKI...

(15-06-2018 11:42:24 - Dibaca 6.262 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rumah Dinas Disatroni Maling, Ini Kata Sandi!

(15-06-2018 07:44:41 - Dibaca 1.761 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Video Minta THR ke Pedagang Viral, Ini Klarifikasi Satpol PP DKI!

(10-06-2018 20:49:43 - Dibaca 282 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
SBY Sebut Ada Oknum BIN, Polri, TNI Tidak Netral di Pilkada, Benarkah?

(23-06-2018 18:07:39 - Dibaca 125 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pilkada Jabar Jadi Sasaran Aksi Terduga Teroris di Depok!

(23-06-2018 16:39:13 - Dibaca 69 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Dua Terduga Teroris di Depok Ditembak Mati Polisi

(23-06-2018 16:31:55 - Dibaca 158 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Disebut Gerakan Galang Dana Prabowo Pencitraan, Ini Pembelaan Gerindra!

(23-06-2018 12:27:08 - Dibaca 99 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Survei SMRC Sebut Mayoritas Pendukung Sudirman-Ida Pilih Jokowi di Pilpres 2019

(23-06-2018 12:14:45 - Dibaca 154 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Mahasiswa Pelapor Habiburokhman Datangi Polda Metro Bawa Bukti Baru!

(23-06-2018 11:54:23 - Dibaca 216 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Siap Gulirkan Angket Iriawan, Gerindra Sebut Kami Perjuangkan Kebenaran?

(23-06-2018 11:08:34 - Dibaca 212 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
PAN Dorong Hak Angket Iriawan Agar Masyarakat Tercerahkan?

(23-06-2018 09:27:03 - Dibaca 124 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Gerindra Sebut Prabowo Tak Perlu Lapor KPK Soal 'Markup Proyek LRT', Mengapa?

(23-06-2018 09:20:27 - Dibaca 316 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Jawaban Tegas Istana Soal Tudingan Markup Proyek LRT Oleh Prabowo!

(23-06-2018 08:56:15 - Dibaca 497 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Herman Hery Diduga Lakukan Pengeroyokan, Ini Kata Polisi!

(23-06-2018 08:51:22 - Dibaca 112 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anggota DPR Apresiasi Kinerja Polri dan Kemenhub Tangani Mudik Lebaran!

(23-06-2018 08:37:00 - Dibaca 96 Kali)

Disebut Gerakan Galang Dana Prabowo Pencitraan, Ini Pembelaan Gerindra!
Survei SMRC Sebut Mayoritas Pendukung Sudirman-Ida Pilih Jokowi di Pilpres 2019
Mahasiswa Pelapor Habiburokhman Datangi Polda Metro Bawa Bukti Baru!

TERPOPULER

1. Tepat 8 Bulan Menjabat, Sandi Sebut Keberhasilan yang Diraih Pemprov DKI...

2. Prabowo-Amien Mau Ketemu Rizieq, Gerindra Sebut Koalisi Jokowi Panik?

3. Bagi yang Ingin Ganti Presiden, Rustam Ibrahim Minta Bandingkan Dulu Pemerintahan Anies-Sandi dengan Ahok-Djarot!

4. Fahri Hamzah Protes Polisi Bersenjata Masuk UNRI Geledah Teroris, Apa maksudnya?

5. Anies Disoraki Warga di Istana Bogor, PKS Sebut Pendukung Ahok...

6. Demokrat Sebut Pendukung Ahok yang Soraki Anies Butuh Direvolusi Mentalnya?

7. Jika Jadi Presiden Rizal Ramli Akan Ubah Indonesia Dalam 3 Hari? Jadi apa?

8. Lewat Tulisan Tangan, Ahok Ucapkan Selamat Idul Fitri

9. Saat Ditanya Kapan Bertemu Amien Rais, Ini Jawaban Jokowi!

10. Fahri Kritik Penggeledahan di UNRI, Ini Jawaban Tegas Polri!



JAKARTA       KESEHATAN       NASIONAL       LIFESTYLE       POLITIK       TRAVEL       INTERNASIONAL       OTOMOTIF       TEKNOLOGI       VIDEO       SEKOLAH       SPORT       INSPIRATION       PROPERTI       PERISTIWA      

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017