Ini Kata PAN Soal Zulkifli Disoraki Mahasiswa Saat Promo Prabowo-Sandi!
AHY Tuding Ada Kejanggalan Saat Deklarasi Kampanye Damai KPU, Ini Jawaban Tegas KPU!
Buni Yani Sebut Prabowo Harus Menang Agar Dirinya Tak Dipenjara? Apa maksudnya?



loading...

Sarangberita.com > Jakarta
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
 
21-11-2017 08:24:12 - Dibaca 3.595 Kali
 
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sumber Foto : poskotanews.com
 
loading...
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambah jumlah orang-orang yang masuk ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Awal mula pembentukan TGUPP diawali oleh Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu.

TGUPP dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 201 Tahun 2014 tentang Pengangkatan TGUPP yang ditetapkan pada 11 Februari 2014.

Dulu, banyak tudingan bahwa TGUPP merupakan tempat pegawai negeri sipil (PNS) "buangan".

Sebab TGUPP diisi oleh mantan pejabat eselon yang distafkan akibat bermasalah. Namun karena pengalamannya, dimasukan ke dalam tim gubernur.

Jokowi pernah membantah bahwa TGUPP diisi oleh PNS buangan.

"Siapa yang bilang bermasalah? Siapa yang bilang tempat pembuangan?" kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/2/2014).


Jokowi mengatakan, TGUPP akan bertugas mengawasi kinerja dinas-dinas, yang kemudian melaporkannya kepada gubernur beserta wakilnya. Tim itu juga bertugas memberikan masukan kepada dinas-dinas maupun gubernur.

Salah satu pejabat bermasalah yang pernah masuk ke TGUPP adalah Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan. Pristono masuk TGUPP ketika berurusan dengan Inspektorat Pemprov DKI lantaran pengadaan bus baru yang beberapa di antara komponennya sudah karatan. Belakangan, Pristono terbukti korupsi dan kini sudah dipenjara.

Nyaris dibubarkan Ahok

Pada saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur, TGUPP justru sempat mau dibubarkan. Ketika itu, Basuki atau Ahok akan membubarkan TGUPP dan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI.

Ketika itu, Ahok bilang ingin membubarkan TGUPP jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah memiliki kinerja baik.

"Kalau semua sistemnya sudah jalan, masih perlu percepatan lagi enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," kata Ahok.

Kemudian, orang-orang yang tadinya ada di TGUPP akan tetap menjadi staf. Namun staf biasa di SKPD, bukan staf "terhormat" yang bekerja langsung di bawah gubernur.

Meski demikian, pembubaran TGUPP belum jadi dilakukan sampai sekarang. Masih di era Ahok, tetapi di bawah kepemimpinan Sumarsono sebagai Plt Gubernur, dua orang pejabat dimasukan ke dalam TGUPP. Mereka adalah Agus Bambang Setyowidodo, mantan Kepala Dinas Pelayanan Pajak (kini namanya berubah menjadi Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta) dan Firmansyah, mantan Kepala Dinas Olahraga DKI.

Pada era Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun juga masuk ke dalam TGUPP. Sebelum masuk ke TGUPP, Lasro berkelana ke Provinsi Sumatra Utara dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasudutan. Dulu Lasro dicopot dari jabatannya karena dinilai bermasalah dalam kasus uninteruptible power supply oleh Ahok.

Selain Lasro, mantan Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji juga masuk dalam TGUPP. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan posisi mereka memang tetap staf, tetapi staf terhormat.

"Sebelumnya mereka staf. Sekarang juga staf tapi staf yang termulia he-he. Itu gurauan teman-teman," ujar Agus.

Anggaran ditambah Anies

Beda kepemimpinan, beda kebijakan.

Di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, fungsi TGUPP justru akan dipertebal. Orang-orang yang masuk ke dalamnya akan diperbanyak.

Pada draf anggaran yang belum dibahas, total anggarannya hanya Rp 2,3 miliar. Namun, setelah dibahas di DPRD DKI Jakarta, anggarannya menjadi Rp 28 miliar.

Kompas.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id pada Senin (20/11/2017). Tertulis anggaran honor anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebanyak 23 orang.

Satu bulan mereka digaji sebesar Rp 24.930.000, selama 13 bulan, sehingga total anggaran menjadi Rp 7,4 miliar. Namun, ada lagi anggaran serupa dengan nama nomenklatur honorarium anggota TGUPP untuk 37 orang dengan nilai gaji yang sama. Totalnya menjadi Rp 11,9 miliar.

Kemudian, ada lagi anggaran untuk Ketua TGUPP yang jumlahnya untuk 14 orang. Satu ketua digaji Rp 27.900.000. Jika ditotal, gaji untuk 14 ketua ini menjadi Rp 5,077 miliar.

Usulan anggaran ini naik drastis, sebab awalnya orang yang bergabung dalam TGUPP hanya 15 orang saja.

Belum diketahui siapa orang-orang yang akan Anies masukan ke dalam TGUPP ini. Anies pun menolak menjelaskan apa-apa.

"Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar," ucap Anies.

Baca juga : Tim Gubernur Kewenangan Anies dan Boleh dari Non-PNS

Sandiaga menjelaskan lebih banyak dari Anies.

Sandiaga mengatakan, kenaikan anggaran TGUPP terjadi karena adanya penambahan jumlah personel. Jumlah tim yang akan bergabung dalam TGUPP sebanyak 45 orang. Jumlah ini juga berbeda dengan rincian yang ada di data.jakarta.go.id yang jumlahnya bisa mencapai 74 orang.

"Jadi karena jumlahnya banyak menjadi 45 orang, pasti juga biayanya akan bertambah," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pada masa pemerintahan sebelumnya, TGUPP dipisahkan dari tim percepatan pembangunan di tingkat wali kota.

Namun, Anies dan Sandiaga memutuskan untuk menggabungkan tim itu pada masa kepemimpinan mereka. Hal itulah yang menyebabkan jumlah TGUPP bertambah.

"Rencananya kami akan gabungkan supaya efektif, supaya efisien, dalam satu TGUPP yang diperluas," kata dia.
 
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Beda Cara Ahok dan Anies Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi...
 
Sumber : kompas.com
 
 
 
 
 
- JAKARTA -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pengajuan Modal Pipanisasi PAM Ditolak DPRD DKI, Ini Kata Anies!

(21-09-2018 20:24:47 - Dibaca 470 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Pastikan Program Pemprov DKI Tak Terganggu Walau Sendiri, Program apa?

(21-09-2018 17:10:02 - Dibaca 1.153 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
M Taufik Ngotot Mau Jadi Wagub DKI, Ini Kata PKS!

(21-09-2018 06:37:04 - Dibaca 898 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Tanah Abang Tambah Semrawut, PKL Penuhi Trotoar Dekat Stasiun!

(19-09-2018 20:02:33 - Dibaca 4.142 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Terkait Perombakan Pejabat DKI Oleh Anies, KASN Surati Jokowi!

(19-09-2018 07:17:33 - Dibaca 467 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
DPRD DKI Tolak Anggaran Rp 3,9 M Sertifikasi Pendamping OK OCE!

(17-09-2018 20:41:58 - Dibaca 1.302 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
PKS Ogah Kasih Kursi Wagub DKI, Ini Kata M Taufik!

(17-09-2018 19:30:47 - Dibaca 876 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Gerindra Tarik Semua Caleg Eks Koruptor Kecuali M Taufik, Mengapa?

(16-09-2018 20:07:16 - Dibaca 539 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Meski Dikecam ICW Gerindra Tetap Ajukan M Taufik Jadi Wagub DKI!

(13-09-2018 20:08:26 - Dibaca 2.536 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Bencana Banjir Masih Jadi Ancaman Jakarta!

(13-09-2018 10:50:45 - Dibaca 214 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pemprov DKI Pakai Program Pemerintah Pusat Untuk Modal Peserta OK OCE?

(13-09-2018 10:41:13 - Dibaca 309 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Bukan Hanya Gerai OK OCE Sepi Tapi Gudangnya Pun Tutup! Bangkrutkah?

(12-09-2018 18:53:31 - Dibaca 1.123 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Kata PAN Soal Zulkifli Disoraki Mahasiswa Saat Promo Prabowo-Sandi!

(25-09-2018 16:18:34 - Dibaca 1.223 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
AHY Tuding Ada Kejanggalan Saat Deklarasi Kampanye Damai KPU, Ini Jawaban Tegas KPU!

(25-09-2018 16:11:49 - Dibaca 624 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Buni Yani Sebut Prabowo Harus Menang Agar Dirinya Tak Dipenjara? Apa maksudnya?

(25-09-2018 14:05:35 - Dibaca 273 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Soal Isu Skandal Sandiaga, Ini Kata Bawaslu!

(25-09-2018 13:44:10 - Dibaca 750 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Muncul Situs Skandal Sandiaga, Ini Tudingan Fadli Zon!

(25-09-2018 13:37:43 - Dibaca 1.559 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Sebut Dukungan PAN adalah Kode Kemenangan dari Langit? Langit mana?

(24-09-2018 15:36:54 - Dibaca 871 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pilpres 2019, Ini 4 Sindiran Amien Rais!

(24-09-2018 12:00:03 - Dibaca 556 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Jawaban Tegas KPK Soal Ancaman Amien Rais!

(24-09-2018 11:53:48 - Dibaca 2.323 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Fadli Zon Minta Publik Curigai Dana Awal Kampanye Jokowi-Ma'ruf, Apa maksudnya?

(24-09-2018 11:37:31 - Dibaca 1.111 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Para Kepala Daerah Kompak Dukung Jokowi, Ini Alasannya!

(24-09-2018 09:09:53 - Dibaca 939 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Peragakan Wajah Sedih Soal Dana Awal Kampanye Rp 2 M, Buat apa?

(24-09-2018 07:51:50 - Dibaca 1.073 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Fadli Zon Tuding Projo Lakukan Provokasi Dalam Acara Kampanye Damai KPU?

(23-09-2018 23:39:46 - Dibaca 633 Kali)

Soal Isu Skandal Sandiaga, Ini Kata Bawaslu!
Muncul Situs Skandal Sandiaga, Ini Tudingan Fadli Zon!
Sandiaga Sebut Dukungan PAN adalah Kode Kemenangan dari Langit? Langit mana?

TERPOPULER

1. Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres Pakai Bahasa Inggris! Buat apa?

2. Diusung Demokrat Tapi Gubermur Banten Jadi Tim Kampanye Jokowi, Kok bisa?

3. Ternyata Ketum PAN yang Rancang Strategi Turunkan Ahok!

4. Namanya Masuk Timses Prabowo, Ini Kata Yenny Wahid!

5. Buni Yani Sebut Dirinya Korban Ketidakadilan Jokowi! Apa maksudnya?

6. Jokowi Dituding Ratna Blokir Dana Papua Rp 23 T, Ini Komentar Kemenkeu!

7. Tanah Abang Tambah Semrawut, PKL Penuhi Trotoar Dekat Stasiun!

8. Prabowo Disoraki dan Ditertawakan Oleh Ribuan Santri, Ada apa?

9. Fadli Zon Tuding Jokowi Gagal Perbaiki Indonesia di Segala Aspek?

10. Rapat Ketum Parpol Koalisi Prabowo-Sandiaga Tak Dihadiri SBY, Ada apa?




JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO
SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017