Sandiaga Prihatin dengan Nasib Ahmad Dhani, Mengapa?
Ini Reaksi Tegas Jokowi Soal Berita 'Ahok Gantikan Ma'ruf!
Ini Pesan Bijak Gibran Soal Belajar Memaafkan Bukalapak!



loading...

Sarangberita.com > Jakarta
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
 
21-11-2017 08:24:12 - Dibaca 3.738 Kali
 
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sumber Foto : poskotanews.com
 
loading...
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambah jumlah orang-orang yang masuk ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Awal mula pembentukan TGUPP diawali oleh Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu.

TGUPP dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 201 Tahun 2014 tentang Pengangkatan TGUPP yang ditetapkan pada 11 Februari 2014.

Dulu, banyak tudingan bahwa TGUPP merupakan tempat pegawai negeri sipil (PNS) "buangan".

Sebab TGUPP diisi oleh mantan pejabat eselon yang distafkan akibat bermasalah. Namun karena pengalamannya, dimasukan ke dalam tim gubernur.

Jokowi pernah membantah bahwa TGUPP diisi oleh PNS buangan.

"Siapa yang bilang bermasalah? Siapa yang bilang tempat pembuangan?" kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/2/2014).


Jokowi mengatakan, TGUPP akan bertugas mengawasi kinerja dinas-dinas, yang kemudian melaporkannya kepada gubernur beserta wakilnya. Tim itu juga bertugas memberikan masukan kepada dinas-dinas maupun gubernur.

Salah satu pejabat bermasalah yang pernah masuk ke TGUPP adalah Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan. Pristono masuk TGUPP ketika berurusan dengan Inspektorat Pemprov DKI lantaran pengadaan bus baru yang beberapa di antara komponennya sudah karatan. Belakangan, Pristono terbukti korupsi dan kini sudah dipenjara.

Nyaris dibubarkan Ahok

Pada saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur, TGUPP justru sempat mau dibubarkan. Ketika itu, Basuki atau Ahok akan membubarkan TGUPP dan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI.

Ketika itu, Ahok bilang ingin membubarkan TGUPP jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah memiliki kinerja baik.

"Kalau semua sistemnya sudah jalan, masih perlu percepatan lagi enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," kata Ahok.

Kemudian, orang-orang yang tadinya ada di TGUPP akan tetap menjadi staf. Namun staf biasa di SKPD, bukan staf "terhormat" yang bekerja langsung di bawah gubernur.

Meski demikian, pembubaran TGUPP belum jadi dilakukan sampai sekarang. Masih di era Ahok, tetapi di bawah kepemimpinan Sumarsono sebagai Plt Gubernur, dua orang pejabat dimasukan ke dalam TGUPP. Mereka adalah Agus Bambang Setyowidodo, mantan Kepala Dinas Pelayanan Pajak (kini namanya berubah menjadi Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta) dan Firmansyah, mantan Kepala Dinas Olahraga DKI.

Pada era Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun juga masuk ke dalam TGUPP. Sebelum masuk ke TGUPP, Lasro berkelana ke Provinsi Sumatra Utara dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasudutan. Dulu Lasro dicopot dari jabatannya karena dinilai bermasalah dalam kasus uninteruptible power supply oleh Ahok.

Selain Lasro, mantan Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji juga masuk dalam TGUPP. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan posisi mereka memang tetap staf, tetapi staf terhormat.

"Sebelumnya mereka staf. Sekarang juga staf tapi staf yang termulia he-he. Itu gurauan teman-teman," ujar Agus.

Anggaran ditambah Anies

Beda kepemimpinan, beda kebijakan.

Di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, fungsi TGUPP justru akan dipertebal. Orang-orang yang masuk ke dalamnya akan diperbanyak.

Pada draf anggaran yang belum dibahas, total anggarannya hanya Rp 2,3 miliar. Namun, setelah dibahas di DPRD DKI Jakarta, anggarannya menjadi Rp 28 miliar.

Kompas.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id pada Senin (20/11/2017). Tertulis anggaran honor anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebanyak 23 orang.

Satu bulan mereka digaji sebesar Rp 24.930.000, selama 13 bulan, sehingga total anggaran menjadi Rp 7,4 miliar. Namun, ada lagi anggaran serupa dengan nama nomenklatur honorarium anggota TGUPP untuk 37 orang dengan nilai gaji yang sama. Totalnya menjadi Rp 11,9 miliar.

Kemudian, ada lagi anggaran untuk Ketua TGUPP yang jumlahnya untuk 14 orang. Satu ketua digaji Rp 27.900.000. Jika ditotal, gaji untuk 14 ketua ini menjadi Rp 5,077 miliar.

Usulan anggaran ini naik drastis, sebab awalnya orang yang bergabung dalam TGUPP hanya 15 orang saja.

Belum diketahui siapa orang-orang yang akan Anies masukan ke dalam TGUPP ini. Anies pun menolak menjelaskan apa-apa.

"Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar," ucap Anies.

Baca juga : Tim Gubernur Kewenangan Anies dan Boleh dari Non-PNS

Sandiaga menjelaskan lebih banyak dari Anies.

Sandiaga mengatakan, kenaikan anggaran TGUPP terjadi karena adanya penambahan jumlah personel. Jumlah tim yang akan bergabung dalam TGUPP sebanyak 45 orang. Jumlah ini juga berbeda dengan rincian yang ada di data.jakarta.go.id yang jumlahnya bisa mencapai 74 orang.

"Jadi karena jumlahnya banyak menjadi 45 orang, pasti juga biayanya akan bertambah," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pada masa pemerintahan sebelumnya, TGUPP dipisahkan dari tim percepatan pembangunan di tingkat wali kota.

Namun, Anies dan Sandiaga memutuskan untuk menggabungkan tim itu pada masa kepemimpinan mereka. Hal itulah yang menyebabkan jumlah TGUPP bertambah.

"Rencananya kami akan gabungkan supaya efektif, supaya efisien, dalam satu TGUPP yang diperluas," kata dia.
 
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Beda Cara Ahok dan Anies Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi...
 
Sumber : kompas.com
 
 
 
 
- JAKARTA -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rencana Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas Didukung Gerindra, Mengapa?

(16-02-2019 09:13:11 - Dibaca 356 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Klaim OK OCE Ciptakan 65.000 UMKM, PDIP: Fakta di Lapangan Tidak Ada!

(15-02-2019 10:48:47 - Dibaca 232 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Green Peace Sebut Tingkat Polusi di DKI Tinggi, Ini Kata Anies!

(15-02-2019 10:26:02 - Dibaca 64 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ibu ini Protes Dishub DKI Soal Razia Parkir Liar yang Tak Adil!

(30-01-2019 13:48:35 - Dibaca 117 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sejumlah Jalan di Jakarta Tergenang Air, Kok bisa?

(25-01-2019 09:56:04 - Dibaca 318 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ada 370 Kasus DBD di DKI, Ini Kata Gubernur Anies!

(23-01-2019 19:51:21 - Dibaca 182 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Hari Ini Bawaslu Bogor Putuskan Laporan Pose Dua Jari Anies!

(11-01-2019 12:12:04 - Dibaca 165 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Forum Warga Sebut KJP Plus Era Anies Melenceng Dari Tujuan Awal, Kok bisa?

(11-01-2019 08:54:53 - Dibaca 503 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Klaim Serapan Anggaran DKI 2018 Lebih Berkualitas, Benarkah?

(02-01-2019 07:53:57 - Dibaca 106 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rumah DP Rp 0 Hingga OK OCE Ala Anies Tuai Kritik Ketua F-PDIP DPRD!

(27-12-2018 21:36:27 - Dibaca 381 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Segel Reklame Tsamara PSI, Mengapa?

(27-12-2018 21:26:52 - Dibaca 632 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Kata Bawaslu Soal Anies Salam 2 Jari Saat Jam Kerja!

(18-12-2018 09:47:45 - Dibaca 243 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Prihatin dengan Nasib Ahmad Dhani, Mengapa?

(16-02-2019 17:46:20 - Dibaca 36 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Reaksi Tegas Jokowi Soal Berita 'Ahok Gantikan Ma'ruf!

(16-02-2019 14:28:31 - Dibaca 719 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Pesan Bijak Gibran Soal Belajar Memaafkan Bukalapak!

(16-02-2019 14:01:30 - Dibaca 192 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Temui Jokowi di Istana, Bos Bukalapak Sampaikan Maaf!

(16-02-2019 11:59:23 - Dibaca 495 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Telah Menghina NU, Said Aqil Tegaskan Ahmad Dhani Bukan Warga NU Lagi!

(16-02-2019 11:53:01 - Dibaca 333 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
PA 212 Sebut Berlebihan, Ini Respon Tegas Takmir Masjid Agung Semarang!

(16-02-2019 10:07:07 - Dibaca 462 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
TKN Jokowi Sebut Pidato Prabowo Klise, Ini Pembelaan BPN!

(16-02-2019 09:19:47 - Dibaca 29 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rencana Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas Didukung Gerindra, Mengapa?

(16-02-2019 09:13:11 - Dibaca 356 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sandiaga Klaim OK OCE Ciptakan 65.000 UMKM, PDIP: Fakta di Lapangan Tidak Ada!

(15-02-2019 10:48:47 - Dibaca 232 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Green Peace Sebut Tingkat Polusi di DKI Tinggi, Ini Kata Anies!

(15-02-2019 10:26:02 - Dibaca 64 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ada Kalajengking Berkeliaran di Kabin Pesawat Lion Air! Kok bisa?

(15-02-2019 10:16:48 - Dibaca 135 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
PA 212 Ragukan Kekuatan Politik Ahok, Ini Komentar Tegas PDIP!

(15-02-2019 08:54:25 - Dibaca 206 Kali)

Temui Jokowi di Istana, Bos Bukalapak Sampaikan Maaf!
Telah Menghina NU, Said Aqil Tegaskan Ahmad Dhani Bukan Warga NU Lagi!
PA 212 Sebut Berlebihan, Ini Respon Tegas Takmir Masjid Agung Semarang!

TERPOPULER

1. Fadli Zon Luncurkan Buku Berjudul 'Berpihak Pada Rakyat', Ada yang minat?

2. Amien Rais Sebut Selama Tiga Tahun Memimpin Jokowi Gagal! Apa maksudnya?

3. Akhirnya Anies Lanjutkan Program Ahok Untuk Normalisasi Sungai bukan Naturalisasi...

4. Ini Jawaban Fadli Zon atas Pertanyan Mentri Susi Tentang Keberhasilannya!

5. Akhirnya Taufik Minta Sandiaga Lanjutkan Program Normalisasi Ahok!

6. Petani Bawang yang Nangis ke Sandi Ternyata Anggota KPU Periode Lalu?

7. Soal PK Ahok, Ini Komentar Fadli Zon!

8. Ini Kegelisahan dan Ketakutan FUI Terhadap PK Ahok!

9. Ketua DPP Partai Gerindra ini Sebut Jokowi Tak Layak Pimpin Indonesia Lagi, Apa maksudnya?

10. SBY Merasa Dituduh Sebagai Penguasa yang Melakukan Intervensi e-KTP




HUKUM EKONOMI REGIONAL JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL
OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017