Prabowo Buka Posko di Solo, Isu Agama dan Politik Identitas Mudah Terjadi!
Ini Respon Erick Thohir Soal La Nyalla Minta Maaf ke Jokowi!
Sejumlah Titik di Jaksel Sempat Tergenang Karena Hujan Deras!



loading...

Sarangberita.com > Jakarta
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
 
21-11-2017 08:24:12 - Dibaca 3.660 Kali
 
 
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sumber Foto : poskotanews.com
 
loading...
 
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menambah jumlah orang-orang yang masuk ke dalam Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Awal mula pembentukan TGUPP diawali oleh Joko Widodo saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dulu.

TGUPP dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 201 Tahun 2014 tentang Pengangkatan TGUPP yang ditetapkan pada 11 Februari 2014.

Dulu, banyak tudingan bahwa TGUPP merupakan tempat pegawai negeri sipil (PNS) "buangan".

Sebab TGUPP diisi oleh mantan pejabat eselon yang distafkan akibat bermasalah. Namun karena pengalamannya, dimasukan ke dalam tim gubernur.

Jokowi pernah membantah bahwa TGUPP diisi oleh PNS buangan.

"Siapa yang bilang bermasalah? Siapa yang bilang tempat pembuangan?" kata Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/2/2014).


Jokowi mengatakan, TGUPP akan bertugas mengawasi kinerja dinas-dinas, yang kemudian melaporkannya kepada gubernur beserta wakilnya. Tim itu juga bertugas memberikan masukan kepada dinas-dinas maupun gubernur.

Salah satu pejabat bermasalah yang pernah masuk ke TGUPP adalah Udar Pristono, mantan Kepala Dinas Perhubungan. Pristono masuk TGUPP ketika berurusan dengan Inspektorat Pemprov DKI lantaran pengadaan bus baru yang beberapa di antara komponennya sudah karatan. Belakangan, Pristono terbukti korupsi dan kini sudah dipenjara.

Nyaris dibubarkan Ahok

Pada saat Basuki Tjahaja Purnama menjabat sebagai Gubernur, TGUPP justru sempat mau dibubarkan. Ketika itu, Basuki atau Ahok akan membubarkan TGUPP dan Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) DKI.

Ketika itu, Ahok bilang ingin membubarkan TGUPP jika Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sudah memiliki kinerja baik.

"Kalau semua sistemnya sudah jalan, masih perlu percepatan lagi enggak? Perlu TGUPP enggak? Enggak usah," kata Ahok.

Kemudian, orang-orang yang tadinya ada di TGUPP akan tetap menjadi staf. Namun staf biasa di SKPD, bukan staf "terhormat" yang bekerja langsung di bawah gubernur.

Meski demikian, pembubaran TGUPP belum jadi dilakukan sampai sekarang. Masih di era Ahok, tetapi di bawah kepemimpinan Sumarsono sebagai Plt Gubernur, dua orang pejabat dimasukan ke dalam TGUPP. Mereka adalah Agus Bambang Setyowidodo, mantan Kepala Dinas Pelayanan Pajak (kini namanya berubah menjadi Badan Pajak dan Retribusi Daerah DKI Jakarta) dan Firmansyah, mantan Kepala Dinas Olahraga DKI.

Pada era Djarot Saiful Hidayat, mantan Kepala Inspektorat DKI Jakarta Lasro Marbun juga masuk ke dalam TGUPP. Sebelum masuk ke TGUPP, Lasro berkelana ke Provinsi Sumatra Utara dan menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Humbang Hasudutan. Dulu Lasro dicopot dari jabatannya karena dinilai bermasalah dalam kasus uninteruptible power supply oleh Ahok.

Selain Lasro, mantan Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta Ika Lestari Aji juga masuk dalam TGUPP. Kepala Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta Agus Suradika mengatakan posisi mereka memang tetap staf, tetapi staf terhormat.

"Sebelumnya mereka staf. Sekarang juga staf tapi staf yang termulia he-he. Itu gurauan teman-teman," ujar Agus.

Anggaran ditambah Anies

Beda kepemimpinan, beda kebijakan.

Di bawah Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, fungsi TGUPP justru akan dipertebal. Orang-orang yang masuk ke dalamnya akan diperbanyak.

Pada draf anggaran yang belum dibahas, total anggarannya hanya Rp 2,3 miliar. Namun, setelah dibahas di DPRD DKI Jakarta, anggarannya menjadi Rp 28 miliar.

Kompas.com menelusuri anggaran tersebut melalui situs apbd.jakarta.go.id pada Senin (20/11/2017). Tertulis anggaran honor anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) sebanyak 23 orang.

Satu bulan mereka digaji sebesar Rp 24.930.000, selama 13 bulan, sehingga total anggaran menjadi Rp 7,4 miliar. Namun, ada lagi anggaran serupa dengan nama nomenklatur honorarium anggota TGUPP untuk 37 orang dengan nilai gaji yang sama. Totalnya menjadi Rp 11,9 miliar.

Kemudian, ada lagi anggaran untuk Ketua TGUPP yang jumlahnya untuk 14 orang. Satu ketua digaji Rp 27.900.000. Jika ditotal, gaji untuk 14 ketua ini menjadi Rp 5,077 miliar.

Usulan anggaran ini naik drastis, sebab awalnya orang yang bergabung dalam TGUPP hanya 15 orang saja.

Belum diketahui siapa orang-orang yang akan Anies masukan ke dalam TGUPP ini. Anies pun menolak menjelaskan apa-apa.

"Sesudah lengkap, baru akan kami jelaskan. Sekarang masih garis besar," ucap Anies.

Baca juga : Tim Gubernur Kewenangan Anies dan Boleh dari Non-PNS

Sandiaga menjelaskan lebih banyak dari Anies.

Sandiaga mengatakan, kenaikan anggaran TGUPP terjadi karena adanya penambahan jumlah personel. Jumlah tim yang akan bergabung dalam TGUPP sebanyak 45 orang. Jumlah ini juga berbeda dengan rincian yang ada di data.jakarta.go.id yang jumlahnya bisa mencapai 74 orang.

"Jadi karena jumlahnya banyak menjadi 45 orang, pasti juga biayanya akan bertambah," kata Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, pada masa pemerintahan sebelumnya, TGUPP dipisahkan dari tim percepatan pembangunan di tingkat wali kota.

Namun, Anies dan Sandiaga memutuskan untuk menggabungkan tim itu pada masa kepemimpinan mereka. Hal itulah yang menyebabkan jumlah TGUPP bertambah.

"Rencananya kami akan gabungkan supaya efektif, supaya efisien, dalam satu TGUPP yang diperluas," kata dia.
 
Artikel ini telah tayang di kompas.com dengan judul: Beda Cara Ahok dan Anies Perlakukan Tim Gubernur Bentukan Jokowi...
 
Sumber : kompas.com
 
 
 
 
- JAKARTA -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sejumlah Titik di Jaksel Sempat Tergenang Karena Hujan Deras!

(13-12-2018 20:31:51 - Dibaca 24 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Pemprov DKI Anggarkan Rp 1,5 Miliar Untuk Perbaiki Tujuh JPO!

(12-12-2018 16:10:22 - Dibaca 41 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Kali Mampang Meluap, Jalan Kemang Utara 9 Jakarta Selatan Banjir!

(10-12-2018 16:28:37 - Dibaca 195 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Jakarta Masuk Daftar Kota Toleransi Paling Rendah Ketiga, Mengapa?

(07-12-2018 17:52:11 - Dibaca 106 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Crane Proyek Turap Jatuh di Kemayoran, Siapa yang Bertanggungjawab?

(07-12-2018 07:47:51 - Dibaca 140 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Naikkan Tarif Parkir, Anies Harap Warga Pindah ke Transportasi Massal!

(04-12-2018 20:55:52 - Dibaca 126 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rawa Terate Cakung Jaktim Terendam Banjir 1 Meter, Kok bisa?

(03-12-2018 20:50:59 - Dibaca 155 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Soal Pakaian Dinas Saat Hadir di Reuni 212, Ini Kata Anies!

(03-12-2018 08:17:15 - Dibaca 265 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Anies Bahas Rumah DP 0 Rupiah Hingga Reklamasi Di Reuni 212, Mengapa?

(02-12-2018 08:57:31 - Dibaca 159 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Beda Sikap Anies Soal Permukiman Melanggar Aturan! Kok Bisa?

(01-12-2018 17:12:06 - Dibaca 150 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Disebut Balas Budi Soal Izin Reuni 212, Ini Kata Anies!

(30-11-2018 20:37:47 - Dibaca 454 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Kali Gendong Penjaringan Jakarta Utara Dipenuhi Sampah, Kok bisa?

(30-11-2018 13:32:13 - Dibaca 373 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Prabowo Buka Posko di Solo, Isu Agama dan Politik Identitas Mudah Terjadi!

(13-12-2018 20:46:39 - Dibaca 48 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Ini Respon Erick Thohir Soal La Nyalla Minta Maaf ke Jokowi!

(13-12-2018 20:37:14 - Dibaca 72 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sejumlah Titik di Jaksel Sempat Tergenang Karena Hujan Deras!

(13-12-2018 20:31:51 - Dibaca 24 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
La Nyalla Minta Maaf Sudah Fitnah Jokowi, Ini Respon Positif PDIP!

(13-12-2018 16:20:25 - Dibaca 56 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Rommy: Pengakuan La Nyalla Bukti Hoaks yang Dibuat Demi Kepentingan Pilpres!

(13-12-2018 16:13:08 - Dibaca 78 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Teroris Sleman Diduga Berniat Lakukan Teror Saat Natal dan Tahun Baru!

(13-12-2018 16:05:03 - Dibaca 46 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Terduga Teroris di Sleman Diciduk Densus 88!

(13-12-2018 16:01:00 - Dibaca 73 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Timses Jokowi Sebut Sandi Bermain Playing Victim Tiru Ratna Sarumpaet!

(13-12-2018 15:55:10 - Dibaca 219 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Gejolak dan Ancaman Koalisi Prabowo yang Masih Kusut!

(13-12-2018 14:46:32 - Dibaca 81 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Tim Prabowo Duga Ada Operasi Politik Soal Kader PAN Sumsel Dukung Jokowi, Apa maksudnya?

(13-12-2018 09:03:52 - Dibaca 107 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Kisruh Soal e-KTP, Mendagri Tegaskan Tak Ada Hubungan dengan DPT Pemilu!

(13-12-2018 08:55:49 - Dibaca 38 Kali)

Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?
Sudirman Said Sindir Kelompok Besar dan Korupsi di Jateng, Siapa?

(13-12-2018 08:51:22 - Dibaca 83 Kali)

La Nyalla Minta Maaf Sudah Fitnah Jokowi, Ini Respon Positif PDIP!
Rommy: Pengakuan La Nyalla Bukti Hoaks yang Dibuat Demi Kepentingan Pilpres!
Teroris Sleman Diduga Berniat Lakukan Teror Saat Natal dan Tahun Baru!

TERPOPULER

1. Soal Remisi Ahok, Ini Tanggapan Menarik Warga Jabodetabek!

2. Pengacara Sebut Ahok akan Mendapat Remisi Pada Hari Raya Natal 2017

3. Soal Gaji Fantastis TGUPP, Anies Sebut Ada Rumusnya, Rumus dari mana?

4. Anies Sebut Bakal Geser Rumah Warga di Jati Padang, Geser sama Gusur apa bedanya?

5. Mengapa Anies Ngotot TGUPP Tak Mau Pakai Dana Operasional Gubernur?

6. Lihat Rumah di Kali Pulo Jatipadang, Anies Geleng-geleng, Warganya Tertawa!

7. Sandi Akan Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Ini Sindiran Brilian Erick Thohir!

8. Akrabnya Sandi dan Lulung, Cukur Bareng hingga Tinjau PKL, Ada apa?

9. Era Ahok KJP Lancar, Era Anies Sandi KJP Banyak Keluhan! Ada apa?

10. Fadli Zon Sebut Ahok Belum Pantas Dapat Remisi, Apa Maksudnya?




HUKUM PILPRES REGIONAL JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL
OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017