Viktor Laiskodat Sudah Pamit ke Masyarakat NTT Karena Dikabarkan Jadi Menteri?
Said Aqil Klaim Ada Pihak yang Ingin NU Hancur Sebelum 2024! Siapa?
KPK Kritik Etika Anggota DPR Mulan, Ini Kata Gerindra!



loading...

Sarangberita.com > Nasional
 
Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
 
11-10-2018 05:03:11 - Dibaca 16.341 Kali
 
 
Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Sumber Foto : cnnindonesia.com
 
loading...
 
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pihak yang menuding keberadaan aliran dana kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dari seorang pengusaha impor daging, Basuki Hariman, harus membuktikannya.

Sebelumnya, mantan Ketua MPR Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Tito sebagai Kapolri atas dasar tudingan keberadaan aliran dana itu.

"Kompolnas menganggap bahwa tudingan terhadap Kapolri adalah tudingan yang serius dan harus dapat dibuktikan kebenarannya," ujar Sekretaris Kompolnas Bekto Suprapto, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (10/10).


"Kepada pihak-pihak yang sudah menyebarkan berita bahwa pribadi Kapolri sudah menerima aliran dana, tetapi ternyata tidak bisa dibuktikan, maka Polri tidak boleh ragu-ragu untuk menegakkan hukum kepada siapa saja yang sudah menyebarkan berita bohong," cetus dia.

Kompolnas sebagai pengawas fungsional Polri mengklaim telah mengklarifikasi kepada Polda Metro Jaya dan Propam Polri terkait kasus yang dituduhkan kepada Tito. Menurut Kompolnas, hasil klarifikasi itu menunjukkan bahwa apa yang dituduhkan Amien tidak terbukti.

Tuduhan itu, kata Bekto, makin tak valid karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menyatakan dugaan perusakan buku dalam kasus yang ditudingkan ke Tito itu tidak terbukti. Itu diperkuat dengan pemeriksaan rekaman CCTV di KPK, saksi-saksi, dan pemeriksaan pengawas internal KPK.

"Polda Metro Jaya juga sudah melakukan penyelidikan tentang tuduhan adanya aliran dana kepada Kapolda Metro Jaya waktu itu kepada pihak-pihak yang terkait dengan masalah tersebut, dan semua menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar," sambungnya.

Kompolnas juga menyayangkan adanya tudingan pada Kapolri itu apalagi ketika Polda Metro Jaya justru telah bertindak benar dengan memanggil pihak-pihak yang terlibat dalam kasus penyebaran berita bohong tersebut.

"Sangat disayangkan ketika Polda Metro Jaya menerapkan equality before the law, justru ada yang menuding Polri berpihak dan ada pula yang menuntut Kapolri untuk dicopot dengan tudingan bahwa Kapolri melakukan tindakan korupsi dan kasusnya pernah diperiksa KPK," imbuh Bekto.

Namun demikian, Bekto berharap Polri tetap profesional dan mendiri dalam menyikapi tudingan korupsi itu dan kasus Ratna Sarumpat.
 
Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul: Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses Jika Tak Bisa Buktikan
 
Sumber : cnnindonesia.com
 
 
 
 
- NASIONAL -
Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
UU KPK Bernomor 19/2019 Resmi Berlaku?

(18-10-2019 09:04:01 - Dibaca 89 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Jokowi Sebut Pengumuman Kabinet Bisa di Hari Pelantikan!

(17-10-2019 10:43:37 - Dibaca 95 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
BPIP Sebut Berdasarkan Riset Banyak PNS yang Tak Suka Pancasila, Mengapa?

(16-10-2019 13:59:03 - Dibaca 126 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Ketua MPR Sebut Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Disepakati Pukul 14.30 WIB!

(14-10-2019 12:53:17 - Dibaca 236 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Soal Penyerangan Wiranto, Ini Respons Luhut!

(13-10-2019 19:14:57 - Dibaca 188 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Soal 'Simalakama' Perppu KPK, Ini Komentar Bijak Mahfud MD!

(05-10-2019 09:30:28 - Dibaca 427 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
450 Kolonel dan 300 Perwira Tinggi TNI Bakal Disiapkan Jabatan Baru Oleh Jokowi!

(05-10-2019 09:24:43 - Dibaca 365 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Analisa Politik Kalem Jokowi Hadapi Gelombang Protes!

(30-09-2019 08:07:31 - Dibaca 646 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Karangan Bunga Jokowi Berdiri di Halaman Rumah Duka Habibie

(12-09-2019 07:00:03 - Dibaca 443 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Soal NKRI Bersyariah, Ini Respon Tegas Gus Sholah dan Try Sutrisno!

(12-08-2019 17:47:27 - Dibaca 878 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Pemerintah Tegaskan Menolak NKRI Syariah!

(07-08-2019 07:46:48 - Dibaca 760 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Soal Aplikasi 'Jangkau' Ahok, Ini Respon Positif PDIP!

(04-08-2019 08:40:33 - Dibaca 517 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Viktor Laiskodat Sudah Pamit ke Masyarakat NTT Karena Dikabarkan Jadi Menteri?

(18-10-2019 14:59:37 - Dibaca 301 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Said Aqil Klaim Ada Pihak yang Ingin NU Hancur Sebelum 2024! Siapa?

(18-10-2019 09:20:25 - Dibaca 167 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
KPK Kritik Etika Anggota DPR Mulan, Ini Kata Gerindra!

(18-10-2019 09:16:04 - Dibaca 188 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
UU KPK Bernomor 19/2019 Resmi Berlaku?

(18-10-2019 09:04:01 - Dibaca 89 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Jokowi Panggil Adian Napitupulu Menjelang Pengumuman Menteri!

(18-10-2019 08:59:17 - Dibaca 999 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
BW Sebut KPK Resmi Dihabisi di Era Presiden Jokowi, Apa maksudnya?

(17-10-2019 20:54:00 - Dibaca 507 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Kritik FPI, Munarman Minta Moeldoko Belajar Ngaji?

(17-10-2019 20:36:13 - Dibaca 456 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Keluar Dari Polda Metro, Ini Komentar Vicky Nitinegoro!

(17-10-2019 20:27:42 - Dibaca 129 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Terkait Kasus Ninoy Karundeng, Polisi Benarkan Ada Dokter yang Ditangkap!

(17-10-2019 11:50:03 - Dibaca 221 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Massa Pendukung dan Banser Datangi PN Surabaya Jelang Vonis Gus Nur!

(17-10-2019 10:49:08 - Dibaca 491 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
Jokowi Sebut Pengumuman Kabinet Bisa di Hari Pelantikan!

(17-10-2019 10:43:37 - Dibaca 95 Kali)

Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!
TPU Pondok Ranggon Berlakukan Tumpang Jasad Dalam Satu Liang Lahat di Tahun 2020, Mengapa?

(17-10-2019 10:39:11 - Dibaca 60 Kali)

UU KPK Bernomor 19/2019 Resmi Berlaku?
Jokowi Panggil Adian Napitupulu Menjelang Pengumuman Menteri!
BW Sebut KPK Resmi Dihabisi di Era Presiden Jokowi, Apa maksudnya?

TERPOPULER

1. Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!

2. Polri Tegaskan Kepada Tim Prabowo: Penyidik Tak Bisa Diatur!

3. Amien Rais Sebut Ratna Sarumpaet Adalah Pembohong dan Sampah Politik

4. Soal Dana Sampah, Wawalkot Bekasi Sebut Ahok Lebih Baik!

5. Mahfud Md Minta 3 Nama Ini Tanggung Jawab Soal Berita Ratna Sarumpaet!

6. Jokowi Terbitkan PP Tentang Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat Rp 200 Juta!

7. Ahmad Dhani Resmi Jadi Tersangka!

8. Tweet Elite PD yang Tuding Jokowi Pelihara Preman Buat Hajar Ratna Disoalkan Nasdem!

9. PAN Sebut Amien Rais Hanya Korban Kebohongan Ratna, Benarkah?

10. Prabowo Didesak Mundur dari Capres Karena Sebar Hoax Ratna, Ini Kata Fadli!




JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO
SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE REGIONAL HUKUM & KRIMINAL EKONOMI

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017