Polisi Ciduk Remaja di Sulsel Usai Cabuli Anak di Bawah Umur di Kuburan?
Keji! Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kekejaman Teroris MIT Poso Penggal Warga
Tak Terima Ditegur Majikan, Seorang ART Tega Aniaya Majikan?

 
loading...

Sarangberita.com > Jakarta
 
BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
 
12-04-2021 16:29:50 - Dibaca 1.445 Kali
 
 
BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
detik.com
 
loading...
 
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kejanggalan dalam pembayaran empat paket pengadaan alat pemadam kebakaran DKI. Indikasinya pembayaran pengadaan mobil damkar itu kelebihan Rp 6,5 miliar.

Hal itu terungkap dalam hasil laporan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemprov DKI Jakarta Tahun 2019. Disebutkan ada kelebihan pembayaran atas empat paket pengadaan mobil pemadam dan indikasi kelebihan pembayaran atas satu paket pengadaan mobil pemadam.

Empat paket yang disebutkan itu antara lain unit submersible, unit quick respons, unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal, dan unit pengurai material kebakaran.

Belanja modal itu direalisasikan untuk pengadaan empat paket tersebut, mulai dari alat angkutan darat pemadam kebakaran atau mobil pompa.
 
 


Rinciannya, untuk unit submersible memiliki nilai kontrak Rp 10,9 miliar, unit quick response Rp 44,3 miliar, unit penanggulangan kebakaran pada saran transportasi massal Rp 8,7 miliar, dan unit pengurai material kebakaran nilai kontraknya Rp miliar.

"Pengadaan atas empat paket pekerjaan dilaksanakan oleh Pokja BJP.A dengan menggunakan metode Pascakualifikasi Satu File - harga terendah sistem gugur dengan cara pembayaran dengan metode lumpsum," demikian isi dokumen BPK, seperti dilihat Senin (12/4/2021).

Untuk unit submersible ini pelaksananya adalah PT IA, unit quick response PT IA, unit penanggulangan kebakaran pada saran transportasi massal PT ND, dan unit pengurai material kebakaran pelaksananya PT LW.

Berdasarkan hasil pemeriksaan atas proses lelang tersebut, BPK menemukan sejumlah permasalahan. Pertama terkait HPS (harga perkiraan sendiri) yang tidak berdasarkan data yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Unit Submersible, dalam penyusunan HPS hanya atas satu survei perusahaan dan tidak terdapat perbandingan harga atas unit tersebut," tulis BPK.


BPK menemukan pada 25 Maret 2019 diketahui riwayat HPS hanya dilakukan pada satu perusahaan saja yang mana diketahui sebagai pemenang lelang atau pelaksana kontrak. Termasuk dalam pengadaan unit quick response yang mana sama-sama dilaksanakan oleh PT IA.

Sedangkan untuk unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal, berdasarkan riwayat HPS 25 Februari 2019, dilakukan survei atas harga satu unitnya. Pada dokumen itu dilakukan perbandingan atas empat harga yang berasal dari PT ND senilai Rp 8,8 miliar, UFM (LUF 60) senilai Rp 4,2 miliar, Magirus, TAF 20 senilai Rp 9,1 miliar, dan Cosem Rp 5,8 miliar.

HPS Rp 8,8 miliar itu disebutkan diajukan oleh PT ND. BPK juga mengungkap dalam empat paket pengadaan itu diketahui penyusunan HPS berdasarkan data dari penyedia.

"Berdasarkan kondisi tersebut dapat disimpulkan bahwa penyusunan HPS berindikasi tidak akuntabel dan tidak berasas keadilan dan berindikasi dalam pelaksanaan pengadaan terdapat indikasi konflik kepentingan dikarenakan pengadaan telah mengarah kepada perusahaan tertentu," tulis BPK.

BPK kemudian melakukan pemeriksaan atas pembayaran item, di mana diketahui harga riil pembelian barang atas empat paket itu lebih rendah dari harga kontrak yang sudah dibayarkan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI. Berikut rincian dari BPK:

1. Unit Submersible
Harga riil: Rp 9 miliar
Nilai kontrak: Rp 9,7 miliar
selisih: Rp 761 juta



2. Unit quick response
Harga riil: Rp 36 miliar
Nilai kontrak: Rp 39 miliar
selisih: Rp 3,4 miliar

3. Unit Penanggulangan Kebakaran pada Sarana Transportasi Massal
Harga riil: Rp 7 miliar
Nilai kontrak: Rp 7,8 miliar
selisih: Rp 844 juta

4. Unit pengurai material
Harga riil: Rp 32 miliar
Nilai kontrak: Rp 33 miliar
selisih: Rp 1,4 miliar

Jika ditotal selisihnya atau kelebihan pembayarannya yakni Rp 6,5 miliar.

Atas permasalahan tersebut Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan menyampaikan akan melakukan proses lelang lebih cermat.

"Terkait permasalahan atas penentuan HPS tidak wajar, kami menyampaikan terima kasih atas koreksinya dan akan berusaha untuk lebih cermat lagi kedepannya dalam menentukan dan menyusun HPS sesuai ketentuan yang berlaku," demikian pernyataan kepala dinas dalam dokumen BPK.

"Atas kelebihan pembayaran, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan akan menyampaikan kepada penyedia pelaksana kegiatan untuk dipertanggungjawabkan/ditindaklanjuti," lanjut dia.

BPK juga merekomendasikan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan untuk menginstruksikan Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan mempertanggungjawabkan kelebihan pembayaran dan menyetorkannya ke kas daerah.
 
Video :
 
Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul: BPK Ungkap Dana Pembayaran Alat Damkar DKI Kelebihan Rp 6,5 Miliar
 
Sumber : detik.com
 
 
 
 
- JAKARTA -
BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Pemprov DKI Sebut Tak Kenal dengan Mafia Karantina Pensiunan Disparekraf???

(29-04-2021 10:55:05 - Dibaca 325 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Anies Pamer Pembangunan DKI Jakarta ke Sekjen PBB???

(17-04-2021 21:13:07 - Dibaca 1.083 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Anies Tata Ulang Balai Kota DKI: Ruang Fitness hingga Kantor TGUPP?

(14-04-2021 08:37:11 - Dibaca 550 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Soal Jakarta Masuk Daftar 20 Kota Termahal Dunia, Wagub DKI Heran?

(14-04-2021 08:20:50 - Dibaca 416 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Ini Penampakan Alat Damkar DKI yang Pembeliannya Kelebihan Rp 6,5 M

(12-04-2021 17:15:17 - Dibaca 783 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Soal Pembayaran Alat Damkar Kelebihan Rp 6,5 M, Ini Kata Pemprov DKI!

(12-04-2021 16:42:29 - Dibaca 1.040 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Soal Prasasti Sepeda di Jakarta, Akankah Bernasib Seperti Getih Getah dan Batu Gabion?

(10-04-2021 20:03:09 - Dibaca 3.697 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Soal Pedemo Anies, Wagub DKI: Jangan Asal Bicara!

(08-04-2021 09:15:51 - Dibaca 397 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Anies Nonaktifkan Kepala BPBJ Karena Diduga Lakukan Pelecehan Seksual?

(29-03-2021 18:13:21 - Dibaca 219 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Harus Bertahan Hidup di Jakarta, Ini Nestapa Pengamen Ondel-ondel!

(25-03-2021 19:29:08 - Dibaca 272 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Ini Alasan Anies Tak Kerahkan Robot Pemadam ke Matraman

(25-03-2021 14:52:04 - Dibaca 176 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Jakpro Masih Cari Lokasi Lain Untuk Formula E?

(23-03-2021 23:27:08 - Dibaca 345 Kali)

 
- BERITA LAIN -
BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Polisi Ciduk Remaja di Sulsel Usai Cabuli Anak di Bawah Umur di Kuburan?

(18-05-2021 21:50:05 - Dibaca 87 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Keji! Saksi Mata Ungkap Detik-detik Kekejaman Teroris MIT Poso Penggal Warga

(18-05-2021 16:23:44 - Dibaca 254 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Tak Terima Ditegur Majikan, Seorang ART Tega Aniaya Majikan?

(18-05-2021 15:15:40 - Dibaca 96 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Diserang OTK di Yahukimo Papua, Satu Anggota TNI Gugur!

(18-05-2021 14:51:39 - Dibaca 431 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Air Hidup: Penjagaan Malaikat Tuhan

(18-05-2021 10:13:29 - Dibaca 130 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Waduh! Pengelola Centro Dinyatakan Pailit?

(18-05-2021 09:54:51 - Dibaca 114 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Soal Guru Ngaji Perkosa Murid di Masjid Bekasi, PBNU Minta Dihukum Berat!

(18-05-2021 09:43:01 - Dibaca 653 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Jaksa Tuntut Rizieq 2 Tahun Penjara Kasus Kerumunan Petamburan?

(17-05-2021 21:00:10 - Dibaca 508 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Eric Clapton Ungkap Reaksi Parah Vaksin AstraZeneca Pada Dirinya!

(17-05-2021 20:49:21 - Dibaca 174 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Polisi Amankan Pengemudi Mobil yang Pakai Plat Nomor Dinas Polri Palsu

(17-05-2021 16:28:39 - Dibaca 193 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Kronologi Tahanan BNN Sumut Kabur: Siram Air Cabai dan Keroyok Petugas?

(17-05-2021 14:45:26 - Dibaca 108 Kali)

BPK Temukan Kejanggalan Pembayaran Alat Damkar DKI, Kelebihan Rp 6,5 Miliar?
Lima Tahanan BNN Sumut Kabur Bersenjatakan Air Cabai?

(17-05-2021 14:38:17 - Dibaca 132 Kali)

Diserang OTK di Yahukimo Papua, Satu Anggota TNI Gugur!
Air Hidup: Penjagaan Malaikat Tuhan
Waduh! Pengelola Centro Dinyatakan Pailit?

TERPOPULER

1. Bahar bin Smith Dijebloskan ke Sel Teroris di Lapas Gunung Sindur dan Tak Bisa Dijenguk!

2. KSPI Siap Sumbang 10 Juta Suara Buat Prabowo, Suaranya siapa?

3. Dosen USU 'Bom Surabaya Pengalihan Isu' Pingsan Saat Dipamerkan Polisi!

4. Pilpres 2019, Yusril Sebut PBB Tolak Dukung Jokowi, Apa pengaruhnya?

5. Ancam Tembak Jokowi, Polisi Siapkan Tim Tangkap Pemuda Tersebut!

6. Pria yang Ancam Penggal Jokowi Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi!

7. Fadli Zon Sebut Pasangan Sudrajat-Syaikhu Brilian! Dimana Briliannya?

8. Eggy Sudjana Usulkan Agar Ketua MUI Dipecat! Mengapa?

9. Ceramah Provokatif dan Langgar PSBB, Bahar bin Smith Kembali Dipenjara!

10. Pengendara Camry yang Langgar PSBB Ini Melawan dan Pukul Petugas di Surabaya!




HIBURAN BOLA UNIK BADMINTON MOTOGP FOOD JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE
POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO PENDIDIKAN SPORT INSPIRATION PROPERTI

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017