Faldo Sebut Prabowo-Sandi Bakal Sulit Menang di MK, Ini Sindiran BPN!
Walhi Nilai Penerbitan IMB Lahan Reklamasi Oleh Anies Janggal dan Dipaksakan!
108 Halaman Pleidoi Bakal Dibacakan Ratna Sarumpaet di Sidang Besok!



loading...

Sarangberita.com > Nasional
 
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
 
05-12-2018 08:49:33 - Dibaca 791 Kali
 
 
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Sumber Foto : detik.com
 
loading...
 
KPK menggulirkan wacana agar anggota DPR tidak digaji jika undang-undang tidak rampung. Wacana ini ditujukan untuk membentuk anggota DPR yang berintegritas.

Adalah Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang pertama kali menggulirkan wacana ini. Dia mengatakan, jika UU tak selesai-selesai dibahas oleh DPR, maka para anggota DPR tak bisa digaji.

"Integritas sesuatu sebuah given di setiap orang, hari ini kita bicara seperti apa anggota DPR, wakil rakyat perform di DPR, integritas itu being honest," ujar Saut saat diskusi di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

"Jadi kalau ada Undang-undang disahkan DPR itu honest nggak sih? Orang yang nggak berintegritas itu nggak bisa digaji. Jadi, kalau DPR nggak selesai-selesai bahas UU, jangan digaji pak ketua," imbuhnya.


Sebenarnya, apa alasan KPK mewacanakan hal tersebut?

Wakil Ketua KPK lainnya, Laode M Syarif, mengatakan semua orang harus bekerja agar mendapat bayaran. Oleh sebab itu, jika orang tidak bekerja, maka tak layak mendapat bayaran alias gaji.

"Tadi itu kita berharap bahwa harusnya gaji atau remunerasi yang diterima pejabat publik, bukan cuma DPR, itu berdasarkan hasil kerjanya. Tapi pada saat yang sama Pak Agus (Ketua KPK Agus Rahardjo) bilang gubernur, bupati, itu gaji yang tertulis Rp 5 juta - Rp 6 juta. Kan nggak masuk akal. Jadi kalau mau reformasi birokrasi itu, kita harus serius," ujar Syarif saat berbincang dengan detikcom.

"Itu kan pekerjaannya (DPR) salah satunya membuat undang-undang. Kalau dia buat undang-undang terus nggak jadi-jadi undang-undangnya, seharusnya nggak berhak gitu mendapat gaji," sambung Syarif.

Namun, dia mengatakan hal ini baru sebatas wacana dan bukan usul resmi dari KPK. Menurutnya, selama ini yang ingin diterapkan di pemerintahan adalah merit system.

"Sekarang merit system kan. Jadi orang itu harus berdasarkan itu (kinerja). Ya kalau kita jadi buruh di jalan juga rajin kita kerja, kita dapat lebih banyak. Jadi sopir juga begitu. Di mana saja, jadi pengusaha juga begitu. Jadi kalau sekarang masa kerja dan nggak kerja sama saja gajinya. Sedangkan yang tanggung jawabnya besar kayak gubernur dan bupati, negara menghargainya juga sangat sedikit dan passion untuk berbuat tidak jujur itu menjadi tinggi. Apalagi kalau biaya politiknya mahal," jelasnya.

Wacana anggota DPR tak digaji jika UU tak tuntas ini disambut oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dia setuju asalkan ketentuan itu juga berlaku untuk pemerintah. Alasannya, pemerintah juga terlibat dalam pembuatan UU.

"Soal UU saya setuju omongan Pak Saut yang bilang kalau ada anggota DPR yang nggak mau ngerjain UU nggak usah di gaji. Tapi masalahnya hambatan datang dari pemerintah, karena konstitusi kita menulis, melahirkan UU itu DPR bersama pemerintah," tutur Bamsoet.

Dia kemudian mencontohkan pembahasan UU yang belum selesai karena pemerintah tidak mau hadir. Bamsoet mengatakan UU bakal cepat selesai jika DPR dan pemerintah sama-sama sepakat.

"Contoh kalau pemerintah sering nggak datang, maka dipastikan pemerintah tidak setuju dengan UU itu. Sekarang yang sudah 16 kali masa sidang, larangan minuman beralkohol, dan UU tembakau. Dan saya lihat daftar absen, pemerintah nggak pernah datang, datang saja masalah riset nggak pernah dibuat,"

"Jadi sebenarnya gampang kalau pemerintah nya setuju. Kita juga setuju kebijakan (soal gaji) tadi, setuju kalau pemerintahnya juga nggak digaji ha-ha," sambungnya.
 
Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul: KPK Gulirkan Wacana DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung
 
Sumber : detik.com
 
 
 
 
- NASIONAL -
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Said Aqil Sindir Seorang Wakil Ketua DPR yang Suka Bikin Dirinya Sakit Perut!

(17-06-2019 21:11:29 - Dibaca 222 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Selepas Pilpres!

(15-06-2019 17:48:45 - Dibaca 115 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Sapa Warga Bali, Jokowi Naik Mobil Pawai Bersama Iriana dan Jan Ethes!

(15-06-2019 17:37:10 - Dibaca 182 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Pemakaman Ani Yudhoyono, Jokowi Pertama Kali Masukkan Tanah ke Liang Lahad Lalu SBY!

(02-06-2019 15:33:51 - Dibaca 1.735 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ahok Ucapkan Belasungkawa Atas Kepergian Ani Yudhoyono: Indonesia Berduka!

(01-06-2019 13:44:32 - Dibaca 521 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

(01-06-2019 11:31:35 - Dibaca 3.417 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Rencana Pembunuhan 4 Pejabat Dituding Rekayasa, Ini Jawaban Tegas Kapolri!

(28-05-2019 16:50:46 - Dibaca 935 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Gedung Bawaslu Berantakan Akibat Amukan Massa 22 Mei!

(23-05-2019 09:32:56 - Dibaca 423 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
KPU Tetapkan Jokowi-Ma'ruf Menang, Ini Respon Bijak Dedi Mulyadi!

(21-05-2019 13:49:55 - Dibaca 610 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ahli Sebut Prabowo Mustahil Menang Karena Selisih 16,9 Juta Suara!

(21-05-2019 13:43:28 - Dibaca 466 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Polri Sebut Aksi 22 Mei Bukan Aksi Spontan!

(21-05-2019 13:38:11 - Dibaca 385 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Hadir atau Tidaknya Saksi BPN, KPU Sebut Pleno Rekap Suara Nasional Tetap Sah!

(15-05-2019 13:23:14 - Dibaca 355 Kali)

 
- BERITA LAIN -
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Faldo Sebut Prabowo-Sandi Bakal Sulit Menang di MK, Ini Sindiran BPN!

(17-06-2019 21:33:49 - Dibaca 305 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Walhi Nilai Penerbitan IMB Lahan Reklamasi Oleh Anies Janggal dan Dipaksakan!

(17-06-2019 21:27:57 - Dibaca 126 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
108 Halaman Pleidoi Bakal Dibacakan Ratna Sarumpaet di Sidang Besok!

(17-06-2019 21:21:11 - Dibaca 99 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Said Aqil Sindir Seorang Wakil Ketua DPR yang Suka Bikin Dirinya Sakit Perut!

(17-06-2019 21:11:29 - Dibaca 222 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!

(17-06-2019 21:05:28 - Dibaca 115 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Perludem Sebut Jabatan Ma'ruf di Bank Syariah Digugat ke MK Tak Tepat!

(16-06-2019 19:02:46 - Dibaca 259 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ngutip Tanpa Izin, BPN Sebut Profesor Australia Tak Penting?

(15-06-2019 17:53:09 - Dibaca 261 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Jokowi Kembali Bagi-bagi Sepeda Selepas Pilpres!

(15-06-2019 17:48:45 - Dibaca 115 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Terkait FPI Demo di MK, Ini Sindiran TKN ke Prabowo!

(15-06-2019 17:44:00 - Dibaca 833 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Sapa Warga Bali, Jokowi Naik Mobil Pawai Bersama Iriana dan Jan Ethes!

(15-06-2019 17:37:10 - Dibaca 182 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
BPN Baru Persoalkan Status Ma'ruf Amin, Ini Sindiran Demokrat!

(13-06-2019 12:44:28 - Dibaca 817 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
KPU Dituding Prabowo Gelembungkan 22 Jutaan Suara untuk Jokowi, Ini Respon Tegas TKN!

(13-06-2019 12:39:19 - Dibaca 444 Kali)

Said Aqil Sindir Seorang Wakil Ketua DPR yang Suka Bikin Dirinya Sakit Perut!
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Perludem Sebut Jabatan Ma'ruf di Bank Syariah Digugat ke MK Tak Tepat!

TERPOPULER

1. Bagi yang Ingin Ganti Presiden, Rustam Ibrahim Minta Bandingkan Dulu Pemerintahan Anies-Sandi dengan Ahok-Djarot!

2. Prabowo-Amien Mau Ketemu Rizieq, Gerindra Sebut Koalisi Jokowi Panik?

3. Tepat 8 Bulan Menjabat, Sandi Sebut Keberhasilan yang Diraih Pemprov DKI...

4. Fahri Hamzah Protes Polisi Bersenjata Masuk UNRI Geledah Teroris, Apa maksudnya?

5. Anies Disoraki Warga di Istana Bogor, PKS Sebut Pendukung Ahok...

6. Demokrat Sebut Pendukung Ahok yang Soraki Anies Butuh Direvolusi Mentalnya?

7. Jika Jadi Presiden Rizal Ramli Akan Ubah Indonesia Dalam 3 Hari? Jadi apa?

8. Kunker ke Amerika, Sandiaga Harap Bisa Temukan Solusi Urai Macet Jakarta?

9. Sandiaga dan Prabowo Tak Hadir di Pemakaman Ani Yudhoyono, Mengapa?

10. Ani Yudhoyono Meninggal Dunia




HUKUM EKONOMI REGIONAL JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL
OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017