Dinilai Berbahaya, WHO Desak Indonesia Tunda Penggunaan Hydroxychloroquine?
Farid Gaban Disomasi Politikus PSI Karena Dianggap Sebar Hoaks!
Usai Salat Id di Masjid Bekasi, Satu Keluarga Terpapar Virus Corona?



loading...

Sarangberita.com > Nasional
 
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
 
05-12-2018 08:49:33 - Dibaca 1.016 Kali
 
 
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Sumber Foto : detik.com
 
loading...
 
KPK menggulirkan wacana agar anggota DPR tidak digaji jika undang-undang tidak rampung. Wacana ini ditujukan untuk membentuk anggota DPR yang berintegritas.

Adalah Wakil Ketua KPK Saut Situmorang yang pertama kali menggulirkan wacana ini. Dia mengatakan, jika UU tak selesai-selesai dibahas oleh DPR, maka para anggota DPR tak bisa digaji.

"Integritas sesuatu sebuah given di setiap orang, hari ini kita bicara seperti apa anggota DPR, wakil rakyat perform di DPR, integritas itu being honest," ujar Saut saat diskusi di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2018).

"Jadi kalau ada Undang-undang disahkan DPR itu honest nggak sih? Orang yang nggak berintegritas itu nggak bisa digaji. Jadi, kalau DPR nggak selesai-selesai bahas UU, jangan digaji pak ketua," imbuhnya.


Sebenarnya, apa alasan KPK mewacanakan hal tersebut?

Wakil Ketua KPK lainnya, Laode M Syarif, mengatakan semua orang harus bekerja agar mendapat bayaran. Oleh sebab itu, jika orang tidak bekerja, maka tak layak mendapat bayaran alias gaji.

"Tadi itu kita berharap bahwa harusnya gaji atau remunerasi yang diterima pejabat publik, bukan cuma DPR, itu berdasarkan hasil kerjanya. Tapi pada saat yang sama Pak Agus (Ketua KPK Agus Rahardjo) bilang gubernur, bupati, itu gaji yang tertulis Rp 5 juta - Rp 6 juta. Kan nggak masuk akal. Jadi kalau mau reformasi birokrasi itu, kita harus serius," ujar Syarif saat berbincang dengan detikcom.

"Itu kan pekerjaannya (DPR) salah satunya membuat undang-undang. Kalau dia buat undang-undang terus nggak jadi-jadi undang-undangnya, seharusnya nggak berhak gitu mendapat gaji," sambung Syarif.

Namun, dia mengatakan hal ini baru sebatas wacana dan bukan usul resmi dari KPK. Menurutnya, selama ini yang ingin diterapkan di pemerintahan adalah merit system.

"Sekarang merit system kan. Jadi orang itu harus berdasarkan itu (kinerja). Ya kalau kita jadi buruh di jalan juga rajin kita kerja, kita dapat lebih banyak. Jadi sopir juga begitu. Di mana saja, jadi pengusaha juga begitu. Jadi kalau sekarang masa kerja dan nggak kerja sama saja gajinya. Sedangkan yang tanggung jawabnya besar kayak gubernur dan bupati, negara menghargainya juga sangat sedikit dan passion untuk berbuat tidak jujur itu menjadi tinggi. Apalagi kalau biaya politiknya mahal," jelasnya.

Wacana anggota DPR tak digaji jika UU tak tuntas ini disambut oleh Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Dia setuju asalkan ketentuan itu juga berlaku untuk pemerintah. Alasannya, pemerintah juga terlibat dalam pembuatan UU.

"Soal UU saya setuju omongan Pak Saut yang bilang kalau ada anggota DPR yang nggak mau ngerjain UU nggak usah di gaji. Tapi masalahnya hambatan datang dari pemerintah, karena konstitusi kita menulis, melahirkan UU itu DPR bersama pemerintah," tutur Bamsoet.

Dia kemudian mencontohkan pembahasan UU yang belum selesai karena pemerintah tidak mau hadir. Bamsoet mengatakan UU bakal cepat selesai jika DPR dan pemerintah sama-sama sepakat.

"Contoh kalau pemerintah sering nggak datang, maka dipastikan pemerintah tidak setuju dengan UU itu. Sekarang yang sudah 16 kali masa sidang, larangan minuman beralkohol, dan UU tembakau. Dan saya lihat daftar absen, pemerintah nggak pernah datang, datang saja masalah riset nggak pernah dibuat,"

"Jadi sebenarnya gampang kalau pemerintah nya setuju. Kita juga setuju kebijakan (soal gaji) tadi, setuju kalau pemerintahnya juga nggak digaji ha-ha," sambungnya.
 
Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul: KPK Gulirkan Wacana DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung
 
Sumber : detik.com
 
 
 
 
- NASIONAL -
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Disiplinkan Warga, Jokowi Kerahkan Aparat Secara Masif!

(26-05-2020 10:02:42 - Dibaca 283 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ini Panduan Bekerja di Era New Normal Saat PSBB Dari Kemenkes!

(24-05-2020 22:13:25 - Dibaca 587 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ini Satu-Satunya Cara Jitu Lawan Covid-19 Sebelum Ada Vaksin!

(24-05-2020 20:36:03 - Dibaca 653 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Kasus Corona Indonesia Per 23 Mei Sudah 21.745 Orang Positif!

(23-05-2020 16:15:18 - Dibaca 330 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Info Jadwal Buka Puasa Hari Ini 23 Mei 2020

(23-05-2020 14:52:26 - Dibaca 135 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
BPN Bakal Buat Sertifikat Tanah Jadi Satu Lembar Dengan Barcode

(20-05-2020 20:49:22 - Dibaca 311 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Update Corona RI 19 Mei: 18.496 Positif, 4.467 Sembuh, 1.221 Meninggal!

(19-05-2020 15:24:47 - Dibaca 311 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
MUI Tanya Soal Larangan Salat di Masjid, Ini Jawaban Mahfud MD!

(19-05-2020 15:01:47 - Dibaca 1.185 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
BIN Prediksi Corona Makin Parah Jika Salat Id Dilakukan Massal!

(19-05-2020 14:00:21 - Dibaca 716 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Siswa dan Guru Disarankan Lakukan Tes Corona Jika Sekolah Mulai Juli!

(16-05-2020 09:03:26 - Dibaca 426 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Jokowi Bicara Soal New Normal di Tengah Pandemi Virus Corona!

(16-05-2020 08:45:47 - Dibaca 603 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Update Corona RI 14 Mei: 16.006 Positif, 3.518 Sembuh

(14-05-2020 15:53:53 - Dibaca 312 Kali)

 
- BERITA LAIN -
KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Dinilai Berbahaya, WHO Desak Indonesia Tunda Penggunaan Hydroxychloroquine?

(27-05-2020 09:44:46 - Dibaca 1.011 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Farid Gaban Disomasi Politikus PSI Karena Dianggap Sebar Hoaks!

(26-05-2020 12:10:57 - Dibaca 225 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Usai Salat Id di Masjid Bekasi, Satu Keluarga Terpapar Virus Corona?

(26-05-2020 11:21:54 - Dibaca 1.861 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Aplikasi Zoom Dijegal China Lewat Alibaba dan Tencent!

(26-05-2020 10:27:10 - Dibaca 174 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Disiplinkan Warga, Jokowi Kerahkan Aparat Secara Masif!

(26-05-2020 10:02:42 - Dibaca 283 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Cek Pendisiplinan di MRT, Ini Momen Anies Hampiri Jokowi dan Berbincang!

(26-05-2020 09:58:22 - Dibaca 317 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Usai Lebaran, Harga Emas Antam Naik Jadi Rp917 Ribu per Gram!

(26-05-2020 09:53:57 - Dibaca 146 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Saling Berlomba Temukan Vaksin Corona, China Paling Depan!

(25-05-2020 20:09:14 - Dibaca 439 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Vaksin Dari China Ini Sukses Hasilkan Antibodi Covid-19!

(25-05-2020 10:08:36 - Dibaca 683 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Kini Instagram Bisa Video Call 50 Orang, Ini Caranya!

(25-05-2020 09:08:50 - Dibaca 155 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Ini Panduan Bekerja di Era New Normal Saat PSBB Dari Kemenkes!

(24-05-2020 22:13:25 - Dibaca 587 Kali)

KPK Usul DPR Tak Digaji Jika UU Tak Rampung, Apakah Anda Setuju?
Benda Misterius Dari Langit Jatuh di Sragen...

(24-05-2020 21:42:43 - Dibaca 849 Kali)

Aplikasi Zoom Dijegal China Lewat Alibaba dan Tencent!
Disiplinkan Warga, Jokowi Kerahkan Aparat Secara Masif!
Cek Pendisiplinan di MRT, Ini Momen Anies Hampiri Jokowi dan Berbincang!

TERPOPULER

1. Bahar bin Smith Dijebloskan ke Sel Teroris di Lapas Gunung Sindur dan Tak Bisa Dijenguk!

2. KSPI Siap Sumbang 10 Juta Suara Buat Prabowo, Suaranya siapa?

3. Dosen USU 'Bom Surabaya Pengalihan Isu' Pingsan Saat Dipamerkan Polisi!

4. Pilpres 2019, Yusril Sebut PBB Tolak Dukung Jokowi, Apa pengaruhnya?

5. Ancam Tembak Jokowi, Polisi Siapkan Tim Tangkap Pemuda Tersebut!

6. Pria yang Ancam Penggal Jokowi Ditetapkan Tersangka Oleh Polisi!

7. Fadli Zon Sebut Pasangan Sudrajat-Syaikhu Brilian! Dimana Briliannya?

8. Eggy Sudjana Usulkan Agar Ketua MUI Dipecat! Mengapa?

9. Ceramah Provokatif dan Langgar PSBB, Bahar bin Smith Kembali Dipenjara!

10. Pengendara Camry yang Langgar PSBB Ini Melawan dan Pukul Petugas di Surabaya!




HIBURAN JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI
VIDEO PENDIDIKAN SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE REGIONAL HUKUM & KRIMINAL EKONOMI

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017