Stres Bisa Akibatkan Masalah Gigi dan Mulut?
Jokowi Langsung Kunker ke Garut Usai Debat Capres Perdana!
SBY Tak Hadir di Debat Perdana Capres, Mengapa?



loading...

Sarangberita.com > Politik
 
Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
 
06-01-2019 10:31:51 - Dibaca 69 Kali
 
 
Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Sumber Foto : cnnindonesia.com
 
loading...
 
Pengurus DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik format debat kandidat capres-cawapres yang akan diterapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 17 Januari mendatang. Dia menganggap paslon tidak perlu diberikan pertanyaan beberapa hari sebelum debat dilaksanakan.

Diketahui, KPU akan memberikan puluhan pertanyaan dari panelis kepada paslon beberapa hari sebelum debat dilaksanakan. Kemudian, saat debat, moderator hanya mengajukan tiga dari puluhan pertanyaan yang diberikan.

"Memberikan daftar pertanyaan seminggu sebelum debat sama saja menjadikan debat ini sebagai ajang lomba menghafal," kata Ferdinand saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (5/1).


Menurut Ferdinand, debat pilpres adalah ajang untuk mengukur wawasan, pemahaman, dan kapasitas para kontestan yang mana merupakan calon pemimpin bangsa. Karenanya, Ferdinand menganggap KPU merusak esensi debat ketika mengirimkan pertanyaan beberapa hari sebelumnya.

"Anak SD saja mau ujian tidak dikasih soal dan dilarang bawa contekan. Masa capres-cawapres kalah sama anak SD?" lanjutnya.

"Yang pasti KPU tak mampu menjaga kualitas pilpres ini dengan baik untuk menghasilkan pemimpin yang baik, berwawasan dan mampu mengurus negara ini ke depan," kata Ferdinand.

Ferdinand seolah tetap tidak terima ketika KPU hanya mengajukan beberapa dari puluhan pertanyaan yang diberikan kepada paslon. Meski pertanyaan yang diajukan saat debat dilakukan secara acak atau tanpa sepengetahuan paslon sekalipun.

Menurutnya, segala hal yang akan muncul dalam debat tidak boleh dibeberkan terlebih dahulu, kecuali tema. Dia menganggap debat nanti hanya akan menjadi ajang pura-pura debat lantaran paslon sudah mengetahui yang akan ditanyakan moderator.

"Alasan dari 10 pertanyaan tapi yang akan ditanya cuma 3 itu kan alasan tak bermutu. Kalau sudah dibuka itu namanya pura-pura debat, pura-pura ditanya," ujar Ferdinand.

Ferdinand kemudian menilai KPU sedang berupaya berpihak kepada kubu Jokowi-Ma'ruf. Menurutnya, format debat yang mana pertanyaan diberikan terlebih dahulu menguntungkan kubu paslon nomor urut 01.

"Tampaknya, ini dugaan saya ya, KPU sedang berupaya berpihak dan memberi kemudahan kepada paslon 01. Capres cawapresnya kita lihat diberi kemudahan untuk jadi penghapal," kata Ferdinand.

Ferdinand lantas mengatakan bahwa paslon yang diusung partainya, yakni Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sangat siap menghadapi debat. Termasuk jika pertanyaan tak diberikan terlebih dahulu.

"Sangat siap. Justru pertanyaan harus ditutup. Ini untuk mengetahui kapasitas capres-cawapres kita," kata Ferdinand.

KPU bakal menggunakan dua format saat debat capres-cawapres 17 Januari mendatang bertema HAM, Terorisme, Hukum, dan Korupsi. KPU akan menggabungkan pertanyaan terbuka dan tertutup.

Pada pakem pertanyaan terbuka, KPU mengirimkan pertanyaan kepada para paslon 10 hari sebelum debat dilaksanakan. Ada sekitar 20 pertanyaan. Lalu, hanya tiga pertanyaan yang diajukan saat debat berlangsung.

"Nanti secara acak mereka diberi pertanyaan dari yang sudah diserahkan sebelumnya. Misal ada 20 pertanyaan, hanya tiga yang akan diajukan. Kira-kira begitu," kata Ketua KPU Arief Budiman usai rapat perdana panelis debat di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Sabtu (5/11).

Pakem pertanyaan tertutup sendiri adalah ketika paslon saling melempar pertanyaan. Disebut tertutup lantaran seluruh peserta debat benar-benar tidak mengetahui apapun yang akan ditanyakan oleh lawannya.
 
Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul: Demokrat Persoalkan KPU Beri Pertanyaan Sebelum Debat
 
Sumber : cnnindonesia.com
 
 
 
 
- POLITIK -
Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
SBY Tak Hadir di Debat Perdana Capres, Mengapa?

(18-01-2019 09:45:09 - Dibaca 125 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Usai Debat Capres, Erick Thohir Sebut Jokowi Jadi Imam yang Baik!

(18-01-2019 09:38:20 - Dibaca 393 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Amien Rais Kritik Cawapres Ma'ruf Amin, Ini Jawaban Tegas TKN!

(18-01-2019 08:50:04 - Dibaca 427 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Ini Gaji Fantastis Pejabat Korup RI yang Prabowo Sebut Gajinya Rendah!

(18-01-2019 08:38:14 - Dibaca 1.347 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Pernyataan Tajam Prabowo ini Langsung Dijawab Tegas Jokowi!

(18-01-2019 08:19:20 - Dibaca 262 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
BPN Tak Percayai Hasil Survei Charta Politika yang Unggulkan Jokowi, Mengapa?

(17-01-2019 09:32:24 - Dibaca 314 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi Unggul Hampir 20% di Survei, Ini Respon Positif PDIP!

(17-01-2019 09:27:00 - Dibaca 354 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi Unggul Jauh di Survei Tebaru Charta Politika!

(17-01-2019 09:23:29 - Dibaca 1.186 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Soal Kebijakan Pangan, Gerindra Sebut Jokowi Abai Undang-Undang?

(17-01-2019 05:37:23 - Dibaca 59 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi-Ma'ruf Lemah di Tingkat Pemilih PNS dan Pegawai Desa, Mengapa?

(16-01-2019 20:36:46 - Dibaca 416 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Debat Capres, Yusril Jadi Mentor Jokowi-Ma'ruf!

(16-01-2019 20:28:35 - Dibaca 293 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Amien Rais Ancam Serbu KPU, Ini Tanggapan PDIP!

(16-01-2019 20:17:31 - Dibaca 559 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Stres Bisa Akibatkan Masalah Gigi dan Mulut?

(18-01-2019 13:22:40 - Dibaca 34 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi Langsung Kunker ke Garut Usai Debat Capres Perdana!

(18-01-2019 09:52:03 - Dibaca 216 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
SBY Tak Hadir di Debat Perdana Capres, Mengapa?

(18-01-2019 09:45:09 - Dibaca 125 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Usai Debat Capres, Erick Thohir Sebut Jokowi Jadi Imam yang Baik!

(18-01-2019 09:38:20 - Dibaca 393 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Ini Reaksi Ganjar Soal Prabowo Sebut Jateng Lebih Besar dari Malaysia!

(18-01-2019 08:54:08 - Dibaca 2.255 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Amien Rais Kritik Cawapres Ma'ruf Amin, Ini Jawaban Tegas TKN!

(18-01-2019 08:50:04 - Dibaca 427 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Ini Gaji Fantastis Pejabat Korup RI yang Prabowo Sebut Gajinya Rendah!

(18-01-2019 08:38:14 - Dibaca 1.347 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Pernyataan Tajam Prabowo ini Langsung Dijawab Tegas Jokowi!

(18-01-2019 08:19:20 - Dibaca 262 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
BPN Tak Percayai Hasil Survei Charta Politika yang Unggulkan Jokowi, Mengapa?

(17-01-2019 09:32:24 - Dibaca 314 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi Unggul Hampir 20% di Survei, Ini Respon Positif PDIP!

(17-01-2019 09:27:00 - Dibaca 354 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Jokowi Unggul Jauh di Survei Tebaru Charta Politika!

(17-01-2019 09:23:29 - Dibaca 1.186 Kali)

Demokrat Kritik KPU Soal Format Debat Capres-Cawapres, Mengapa?
Soal Kebijakan Pangan, Gerindra Sebut Jokowi Abai Undang-Undang?

(17-01-2019 05:37:23 - Dibaca 59 Kali)

Usai Debat Capres, Erick Thohir Sebut Jokowi Jadi Imam yang Baik!
Ini Reaksi Ganjar Soal Prabowo Sebut Jateng Lebih Besar dari Malaysia!
Amien Rais Kritik Cawapres Ma'ruf Amin, Ini Jawaban Tegas TKN!

TERPOPULER

1. Pergub Ahok Dicabut, Ini Komentar Tegas Refly Harun!

2. Dulu Sering Kritik Ahok, Sekarang Mereka Sering Membela, Mengapa?

3. Anies Sebut Gaji Ketua KPK DKI Rp 41 juta Sudah Sesuai Aturan, Aturan dari mana?

4. Fadli Zon Tuding Alumni UI Pendukung Jokowi Tak Berakal Sehat, Apa maksudnya?

5. SBY Minta Jokowi Tinggalkan Legacy yang Baik Setelah Tak Menjabat Presiden, Apa maksudnya?

6. Paslon 02 Pakai Jas, Peci dan Gelar Haji di Surat Suara, Ini Alasannya!

7. Berencana Mundur Capres, Ini Ancaman Pidana dan Denda Buat Prabowo!

8. Fadli Zon Sebut Kebijakan Anies-Sandi Sudah Pada Jalurnya, Jalur yang mana?

9. Ini Reaksi Ganjar Soal Prabowo Sebut Jateng Lebih Besar dari Malaysia!

10. Dahnil Sebut Banyak Rakyat Terpaksa Pilih Jokowi dan Takut Dukung Prabowo! Rakyat yang mana?




HUKUM EKONOMI REGIONAL JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL
OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017