Anies Pamerkan Angka Kemacetan Jakarta Turun, Gerindra DKI Sebut Berkat Ganjil Genap!
Jokowi akan Resmikan Ruas Tol Trans Sumatera di Lampung!
PSI Ancam Tolak Tanda Tangan APBD DKI 2020 Jika...



loading...

Sarangberita.com > Politik
 
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
 
17-06-2019 21:05:28 - Dibaca 237 Kali
 
 
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Sumber Foto : detik.com
 
loading...
 
Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyayangkan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatasi jumlah saksi yang diajukan dalam sidang gugatan pilpres. BPN menilai pembatasan tersebut kurang tepat.

"Menurut saya, pembatasan menghadirkan saksi-saksi berdasarkan jumlah kurang tepat, ya," ujar anggota Direktorat Hukum dan Advokasi BPN Ali Lubis kepada wartawan, Senin (17/6/2019).

Ali Lubis mengatakan saksi-saksi yang akan dihadirkan oleh pihaknya bisa mengungkap kecurangan yang ada. Semua saksi yang akan dihadirkan berperan penting bagi pembuktian di persidangan.


"Apalagi ini saksi-saksi yang akan dihadirkan oleh pihak pemohon adalah saksi yang dapat memberikan keterangan berdasarkan apa yang dilihat, didengar, dan diketahuinya terhadap kejadian yang sebenarnya," katanya.

"Di mana keterangan mereka dapat membuat terang benderangnya suatu perkara. Artinya peran saksi di dalam proses pembuktian di persidangan sangat penting sekali," imbuh Ali.

Kendati demikian, Ali menyerahkan keputusan terkait pembatasan MK itu kepada tim hukum, apakah akan sepakat dengan pembatasan tersebut atau tidak.

loading...

"Semua saya kembalikan lagi kepada pihak-pihak, dalam hal ini kuasa hukum masing-masing, apakah nanti dalam proses jalannya persidangan sepakat atau tidak terhadap kesepakatan majelis hakim. Sebab, kan hal ini masih bisa dibicarakan ya kepada majelis hakim jika memang tidak sepakat dengan pembatasan jumlah ini," tutur Ali.

MK sebelumnya mengatur jumlah saksi yang diajukan pihak pemohon gugatan pilpres, yakni Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dan KPU sebagai pihak termohon. Sesuai keputusan rapat permusyawaratan hakim (RPH), masing-masing pihak dibatasi mengajukan 17 orang saksi.

Sementara itu, tim hukum Prabowo sebelumnya menyiapkan 30 saksi dalam persidangan. Sebanyak 30 saksi itu disebut telah bersedia bersaksi tapi dengan jaminan keselamatan.
 
Video :
 
Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul: BPN Prabowo Kritik Pembatasan Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres
 
Sumber : detik.com
 
 
 
 
- POLITIK -
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Tak Suka Ahok Pimpin BUMN, Novel Bamukmin Tuding Ahok Produk Gagal?

(14-11-2019 17:39:16 - Dibaca 313 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Takut Kadernya Dibajak Partai Gelora, Ini Kata PKS!

(14-11-2019 15:09:50 - Dibaca 92 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Demokrat Ungkit Status Mantan Napi Ahok yang Bakal Pimpin BUMN, Apa maksudnya?

(14-11-2019 14:56:20 - Dibaca 404 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
PAN Kritik Sertifikasi Siap Kawin Pemerintah, Mengapa?

(14-11-2019 14:34:59 - Dibaca 44 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Mahfud Md Minta Rizieq Urus Sendiri, Pengacara Tuding Pemerintah Lepas Tanggung Jawab?

(13-11-2019 08:06:09 - Dibaca 420 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Lulung Ajak Pemerintah Lakukan Rekonsiliasi Dengan Rizieq? Buat apa?

(13-11-2019 07:54:09 - Dibaca 233 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Puan Klaim Hubungan Megawati dan Paloh Tak Pernah Renggang, Benarkah?

(12-11-2019 12:13:43 - Dibaca 148 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Rapat Menlu dan DPR, Anggota F-PDIP Tanya Pencekalan Habib Rizieq?

(12-11-2019 11:53:36 - Dibaca 362 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Mahfud Md Meragukan Pencekalan Rizieq!

(12-11-2019 07:50:09 - Dibaca 87 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Ini Kata PKS Soal Anis Matta-Fahri Hamzah Pimpin Gelora!

(11-11-2019 09:27:13 - Dibaca 193 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
MUI Jatim Imbau Pejabat Muslim Tak Ucapkan Salam Agama Lain, Mengapa?

(10-11-2019 17:23:42 - Dibaca 180 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Haris Azhar Tuding Jokowi Tak Berani Ungkap Kasus Novel Karena Libatkan Orang Besar?

(09-11-2019 21:30:52 - Dibaca 521 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Anies Pamerkan Angka Kemacetan Jakarta Turun, Gerindra DKI Sebut Berkat Ganjil Genap!

(15-11-2019 09:28:56 - Dibaca 32 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Jokowi akan Resmikan Ruas Tol Trans Sumatera di Lampung!

(15-11-2019 09:22:12 - Dibaca 20 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
PSI Ancam Tolak Tanda Tangan APBD DKI 2020 Jika...

(15-11-2019 06:53:10 - Dibaca 46 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Tak Suka Ahok Pimpin BUMN, Novel Bamukmin Tuding Ahok Produk Gagal?

(14-11-2019 17:39:16 - Dibaca 313 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Mahfud Minta Rizieq Tanyakan Sendiri ke Pemerintah Arab Saudi Mengapa Dia Dicekal!

(14-11-2019 15:40:14 - Dibaca 190 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Diungkap Mahfud, Ini Isi Sebenarnya Surat 'Cekal' yang Ditunjukkan Rizieq!

(14-11-2019 15:29:13 - Dibaca 213 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Takut Kadernya Dibajak Partai Gelora, Ini Kata PKS!

(14-11-2019 15:09:50 - Dibaca 92 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
MUI Bela Ahok yang Bakal Jadi Salah Satu Bos BUMN!

(14-11-2019 15:05:41 - Dibaca 334 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Demokrat Ungkit Status Mantan Napi Ahok yang Bakal Pimpin BUMN, Apa maksudnya?

(14-11-2019 14:56:20 - Dibaca 404 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
PAN Kritik Sertifikasi Siap Kawin Pemerintah, Mengapa?

(14-11-2019 14:34:59 - Dibaca 44 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Video: Soal Ahok Bakal Jadi Dirut BUMN, Ini Respons Positif Luhut!

(14-11-2019 10:07:29 - Dibaca 165 Kali)

Jumlah Saksi di Sidang Gugatan Pilpres Dibatasi, Ini Kritik BPN Prabowo!
Tujuh Orang Tewas Akibat Dari Tabrakan Dua Bus di Tol Cipali!

(14-11-2019 10:01:48 - Dibaca 243 Kali)

Tak Suka Ahok Pimpin BUMN, Novel Bamukmin Tuding Ahok Produk Gagal?
Mahfud Minta Rizieq Tanyakan Sendiri ke Pemerintah Arab Saudi Mengapa Dia Dicekal!
Diungkap Mahfud, Ini Isi Sebenarnya Surat 'Cekal' yang Ditunjukkan Rizieq!

TERPOPULER

1. Anies-Sandi Dapat Gelar dari Serikat Buruh Sebagai 'Gubernur Tercepat Ingkar Janji'

2. 'Teman Ahok' Jenguk Ahok di Mako Brimob, Ini Ceritanya!

3. Dipangkas Ahok, Dianggarkan Lagi Oleh Anies! Mengapa?

4. Setelah Dilobi Erick Thohir, Tiga Tokoh Penting ini Gabung Jokowi!

5. Bupati Boyolali Serukan Tak Pilih Prabowo!

6. Bila Prabowo Menang, Titiek Soeharto Akan Buat RI Seperti Zaman Bapaknya?

7. Mantan Wakil Ketua KPK ini Temui Anies di Balai Kota, Mau Apa?

8. Beredar Proposal Dana Reuni 212 Sebesar Rp 443 Juta, Siapa yang mendanai?

9. Anggaran Tim Gubernur DKI dari 2,3 Milyar Jadi 28 Milyar, Buat Apa?

10. Dilaporkan Terkait Penistaan Agama, Ini Jawaban Brilian Grace Natalie!




JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO
SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE REGIONAL HUKUM & KRIMINAL EKONOMI

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017