Viktor Laiskodat Sudah Pamit ke Masyarakat NTT Karena Dikabarkan Jadi Menteri?
Said Aqil Klaim Ada Pihak yang Ingin NU Hancur Sebelum 2024! Siapa?
KPK Kritik Etika Anggota DPR Mulan, Ini Kata Gerindra!



loading...

Sarangberita.com > Politik
 
Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
 
23-07-2019 07:16:11 - Dibaca 377 Kali
 
 
Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Sumber Foto : cnnindonesia.com
 
loading...
 
Usai pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2019, kini elite partai politik sibuk membahas rekonsiliasi politik. Namun upaya rekonsiliasi yang seharusnya bertujuan untuk menghentikan konflik akibat pemilu malah terlihat sebaliknya.

Elite parpol baik di kubu Jokowi-Ma'ruf ataupun oposisi Prabowo Suianto-Sandiaga Uno justru dinilai memaknai rekonsiliasi itu sebagai upaya meraup 'kue' kekuasaan alias bagi-bagi kursi.

Upaya berebut kursi di pemerintahan lima tahun ke depan itu salah satunya tercermin dari pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais yang meminta dua syarat rekonsiliasi dengan kubu Jokowi-Ma'ruf.

Syarat pertama yang disampaikan Amien yakni ide-ide dari kubu Prabowo-Sandi


Tak hanya itu, Amien bahkan menyebut apabila ada partai oposisi yang tetap nekat menyeberang ke koalisi pemerintah akan tetap menanggung dosa. Terlebih, jika itu hanya karena menerima tawaran satu kursi menteri.

"Sungguh aib kalau ada partai pendukung 02 tiba-tiba menyeberang hanya karena satu kursi ecek-ecek, kemudian dosanya dua," kata mantan Ketua MPR itu.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wasisto Raharjo Jati menilai konsep rekonsiliasi yang ditawarkan Amien Rais hanya dijadikan sebagai kedok politik transaksional dimana ia atau kelompoknya ingin membidik jabatan tertentu di pemerintahan Jokowi.

"Intinya ada kedok politik transaksional dibalik syarat rekonsiliasi ala Amien Rais itu," kata Wasisto kepada CNNIndonesia.com.

loading...

Wasisto mengatakan pernyataan Amien terkait semangat rekonsiliasi hanya sekadar kiasan semata. Ia mengatakan pernyataan itu justru makin menandakan politik transaksional sedang dimainkan oleh Amien sebagai prasyarat dengan kubu Jokowi.

"Itu bagian dari politik transaksional dimana rekonsiliasi sendiri hanya bermakna kiasan saja. Tidak ada makan siang gratis dalam politik praktis," kata dia.

Lebih lanjut, Wasisto sudah tak heran dengan adanya fenomena politik transaksional di Indonesia. Menurutnya, politik yang bernuansa transaksional merupakan salah satu patologi dari pelaksanaan demokrasi di Indonesia pasca reformasi.

Ia kemudian menjelaskan politik transaksional secara sederhana dimaknai sebagai pertukaran kepentingan dari berbagai pihak dengan tujuan agar tercipta adanya kesepakatan bersama.

Pertukaran kepentingan ini akan terjadi pada pihak yang sedang/akan berkuasa dengan pihak yang bersedia tunduk dalam kekuasaan. Ia mengatakan politik transaksional akan beriringan dengan adanya permintaan terkait posisi di jabatan publik

"Contohnya dengan syarat-syarat tertentu seperti [yang diminta] Pak Amien Rais ini, kursi 55:45," kata dia.

Wasisto menilai hal yang lumrah bila para elite politik lantas saling berburu posisi di jabatan publik usai gelaran pemilu selesai. Ia mengatakan posisi menteri atau pejabat setingkat menteri merupakan monumen pencapaian politik tersendiri bagi suatu parpol.

Tak hanya itu, Wasisto menambahkan jabatan menteri sendiri bisa berpengaruh signifikan pada elektabilitas bagi parpol bila kader yang ditempatkan menuai prestasi.

"Dengan kata lain, itu adalah investasi politik lima tahun ke depan karena bisa buka akses ke APBN dan publik lewat program kebijakan juga," tambahnya

Wasisto kemudian memprediksi para pendukung Amien Rais, terutama pada kelompok-kelompok berhaluan Islam akan banyak yang kecewa terhadap permintaannya tersebut.

Ia mengatakan para pendukungnya itu akan kecewa karena selama ini Amien konsentrasi memperjuangkan umat seperti membela imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab ketimbang tergoda dengan kursi kekuasaan

"Terutama dari kelompok 212 akan kecewa berat karena pada akhirnya Amien tidak konsisten soal pembelaan terhadap umat muslim dan kriminalisasi Habib Rizieq, malah justru tergoda kursi kekuasaan," kata dia.

Isyarat Menaikkan Posisi Tawar

Terpisah, pengamat politik Universitas Paramadina, Arif Sutanto menilai pernyataan rekonsiliasi 55:45 ala Amien Rais itu sebagai bagian syarat rekonsiliasi sebagai suatu upaya untuk menaikkan posisi tawar.

Secara personal, Arif menilai signifikansi peran politik Amien menurun usai pembubaran Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi. Secara kelembagaan, PAN juga tidak kunjung mampu menemukan kesepahaman untuk menjadi bagian pemerintah Jokowi-Ma'ruf.

"Tekanan lewat pernyataan keras Amien adalah juga bagian dari ambiguitas politik yang terus-menerus diidap PAN, antara berada di dalam atau di luar pemerintahan," kata Arif.

Lebih lanjut, Arif menyinggung ambiguitas perjalanan politik PAN Pada 2015 lalu. Kala itu, PAN menyeberang ke kubu Jokowi-JK setelah pada 2014 mengusung Prabowo-Hatta.

Akan tetapi, posisi politik PAN tidak selalu sejalan dengan pemerintah hingga mereka mengusung Prabowo-Sandi pada 2019.

"Ambiguitas semacam itu, termasuk pula perbedaan pandangan di antara pengurus yang disampaikan secara terbuka, memberi pesan yang membingungkan bagi pemilih PAN," kata dia.

Melihat hal itu, Arif menilai PAN sengaja menerapkan strategi untuk menekan pemerintahan Jokowi agar dapat bergabung dan kembali memperoleh 'kue kekuasaan'.

Akan tetapi, akomodasi PAN dalam pemerintahan sesungguhnya bergantung penerimaan anggota lain koalisi Jokowi-Ma'ruf itu sendiri.

"Harus dilihat juga prospek kerja sama dalam lima tahun ke depan, dan derajat competitiveness partai maupun figur elite mereka pada 2024," kata Arif.
 
Video :
 
Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul: Kedok Politik Transaksional di Balik Syarat 55:45 Amien Rais
 
Sumber : cnnindonesia.com
 
 
 
 
- POLITIK -
Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
KPK Kritik Etika Anggota DPR Mulan, Ini Kata Gerindra!

(18-10-2019 09:16:04 - Dibaca 188 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Jokowi Panggil Adian Napitupulu Menjelang Pengumuman Menteri!

(18-10-2019 08:59:17 - Dibaca 999 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Sandi Klaim Tak Incar Jabatan Apapun Saat Kembali ke Gerindra, Benarkah?

(16-10-2019 11:09:06 - Dibaca 133 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Benny Sebut Demokrat Punya DNA yang Sama dengan Jokowi?

(15-10-2019 10:46:12 - Dibaca 137 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Sandiaga Mau Balik Lagi ke Gerindra?

(14-10-2019 18:08:44 - Dibaca 125 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
ICW Prediksi Periode Kedua Jokowi Bakal Seperti SBY?

(14-10-2019 17:15:28 - Dibaca 448 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Soal Amandemen UUD '45, Demokrat Serang Prabowo-Surya Paloh!

(14-10-2019 13:28:02 - Dibaca 148 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
'Borak' Minta Wiranto Dibebastugaskan, Ini Kata Gerindra!

(14-10-2019 08:09:18 - Dibaca 468 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Soal Gerindra Mau Gabung Koalisi Jokowi, Ini Pendapat Surya Paloh!

(14-10-2019 07:58:49 - Dibaca 152 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Pasca Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Drajad Sebut PAN Pilih di Luar Kabinet!

(13-10-2019 12:47:27 - Dibaca 120 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
PD Sodorkan AHY Jadi Menpora Usai SBY ke Istana!

(11-10-2019 21:52:20 - Dibaca 147 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Jadi Waketum PD, AHY Disebut Anak Emas SBY?

(11-10-2019 19:08:45 - Dibaca 128 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Viktor Laiskodat Sudah Pamit ke Masyarakat NTT Karena Dikabarkan Jadi Menteri?

(18-10-2019 14:59:37 - Dibaca 301 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Said Aqil Klaim Ada Pihak yang Ingin NU Hancur Sebelum 2024! Siapa?

(18-10-2019 09:20:25 - Dibaca 167 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
KPK Kritik Etika Anggota DPR Mulan, Ini Kata Gerindra!

(18-10-2019 09:16:04 - Dibaca 188 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
UU KPK Bernomor 19/2019 Resmi Berlaku?

(18-10-2019 09:04:01 - Dibaca 89 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Jokowi Panggil Adian Napitupulu Menjelang Pengumuman Menteri!

(18-10-2019 08:59:17 - Dibaca 999 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
BW Sebut KPK Resmi Dihabisi di Era Presiden Jokowi, Apa maksudnya?

(17-10-2019 20:54:00 - Dibaca 507 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Kritik FPI, Munarman Minta Moeldoko Belajar Ngaji?

(17-10-2019 20:36:13 - Dibaca 456 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Keluar Dari Polda Metro, Ini Komentar Vicky Nitinegoro!

(17-10-2019 20:27:42 - Dibaca 129 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Terkait Kasus Ninoy Karundeng, Polisi Benarkan Ada Dokter yang Ditangkap!

(17-10-2019 11:50:03 - Dibaca 221 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Massa Pendukung dan Banser Datangi PN Surabaya Jelang Vonis Gus Nur!

(17-10-2019 10:49:08 - Dibaca 491 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
Jokowi Sebut Pengumuman Kabinet Bisa di Hari Pelantikan!

(17-10-2019 10:43:37 - Dibaca 95 Kali)

Kedok Politik Transaksional Dibalik Rekonsiliasi ala Amien Rais!
TPU Pondok Ranggon Berlakukan Tumpang Jasad Dalam Satu Liang Lahat di Tahun 2020, Mengapa?

(17-10-2019 10:39:11 - Dibaca 60 Kali)

UU KPK Bernomor 19/2019 Resmi Berlaku?
Jokowi Panggil Adian Napitupulu Menjelang Pengumuman Menteri!
BW Sebut KPK Resmi Dihabisi di Era Presiden Jokowi, Apa maksudnya?

TERPOPULER

1. Jika Tak Bisa Buktikan, Kompolnas Minta Penuding Tito Diproses!

2. Polri Tegaskan Kepada Tim Prabowo: Penyidik Tak Bisa Diatur!

3. Amien Rais Sebut Ratna Sarumpaet Adalah Pembohong dan Sampah Politik

4. Soal Dana Sampah, Wawalkot Bekasi Sebut Ahok Lebih Baik!

5. Mahfud Md Minta 3 Nama Ini Tanggung Jawab Soal Berita Ratna Sarumpaet!

6. Jokowi Terbitkan PP Tentang Pelapor Kasus Korupsi Bisa Dapat Rp 200 Juta!

7. Ahmad Dhani Resmi Jadi Tersangka!

8. Tweet Elite PD yang Tuding Jokowi Pelihara Preman Buat Hajar Ratna Disoalkan Nasdem!

9. PAN Sebut Amien Rais Hanya Korban Kebohongan Ratna, Benarkah?

10. Prabowo Didesak Mundur dari Capres Karena Sebar Hoax Ratna, Ini Kata Fadli!




JAKARTA KESEHATAN NASIONAL LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNOLOGI VIDEO
SEKOLAH SPORT INSPIRATION PROPERTI PERISTIWA FINANCE REGIONAL HUKUM & KRIMINAL EKONOMI

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017