Quartararo Tak Berkutik Lawan Ducati di Kualifikasi MotoGP San Marino?
Pos Indonesia Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan SMA, Cek Syaratnya Disini!
Tiga Astronaut China Kembali ke Bumi Setelah 90 Hari Berada di Luar Angkasa!

loading...
 

Sarangberita.com > Politik
 
Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
 
25-06-2021 16:39:01 - Dibaca 364 Kali
 
 
Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Politikus PKS Netty Prasetiyani. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
 
 
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyatakan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro terbukti tidak efektif dalam menekan lonjakan angka penularan Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan Netty merespons pertambahan kasus positif Covid-19 harian secara nasional yang memecahkan rekor dengan bertambah 20.574 pada hari ini, Kamis (24/6).

Ia meminta pemerintah segera menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau lockdown total dalam menyikapi lonjakan kasus yang terjadi saat ini.


"PPKM skala mikro terbukti tidak efektif menahan mobilitas masyarakat. Akibatnya lonjakan kasus Covid-19 sulit dikendalikan. Pemerintah harus segera berlakukan PSBB, bahkan lockdown total," kata Netty kepada CNNIndonesia.com, Jumat (25/6).

Dia menerangkan, pengendalian pandemi hanya akan berjalan efektif dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, tegas, dan melibatkan partisipasi masyarakat luas.

Menurutnya, penanganan pandemi tidak akan efektif bila pemerintah membuat kebijakan yang tidak setengah hati dan tidak memaksa masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

"Masyarakat harus dipaksa agar disiplin protokol kesehatan melalui aturan yang ketat dan tegas. Tanpa aturan yang tegas dan setengah hati, masyarakat yang sudah jenuh dengan keadaan pandemi akan abai dan tidak peduli. Opsi pemberlakukan PSBB seperti di awal pandemi harus diambil. PSBB ketat yang diterapkan di Jakarta dulu, terbukti mampu menurunkan angka kasus secara signifikan," tuturnya.


Sementara, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penanganan Covid-19 dengan memperhitungkan kondisi sosial, ekonomi, politik Indonesia dan juga pengalaman negara lain, dan disimpulkan bahwa PPKM mikro masih menjadi cara penanganan yang paling efektif.

"Karena dilakukan hingga tingkat terkecil dan dapat berjalan tanpa mematikan ekonomi rakyat." jelas Wiku.

Wiku meminta agar mekanisme koordinasi dan pembagian peran dalam menjalankan PPKM Mikro dilakukan dengan benar dan seefektif mungkin.

Dalam rangka pencegahan, Lurah/Kepala Desa sebagai pengendali Posko wajib berkoordinasi dengan Ketua RW untuk mendata kasus positif di tingkat RT di wilayah masing-masing, serta bersama Babinsa dan Babinkamtibmas memantau kepatuhan protokol kesehatan dan memberikan edukasi seputar COVID-19.

Kasus positif Covid-19 secara nasional bertambah 20.574 pada Kamis (24/6). Kini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 2.053.995 sejak pertama kali diumumkan pada awal Maret 2020 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Data Kementerian Kesehatan menyebutkan dari total kasus positif tersebut, sebanyak 1.826.504 di antaranya telah sembuh. Jumlah pasien yang sembuh itu bertambah 9.201 dari hari sebelumnya.

Sementara itu, sebanyak 55.949 orang di antaranya meninggal dunia. Pasien yang wafat usai terinfeksi virus corona bertambah 355 dari kemarin.

Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 136.896 sampel. Kasus aktif Covid-19 atau pasien yang dirawat dan isolasi kini mencapai 171.542 orang. Sedangkan suspek Covid-19 sebanyak 126.696 orang.
 
Video :
 
Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul: Politikus PKS: PPKM Mikro Tak Efektif, Harus Lockdown
 
Sumber : cnnindonesia.com
 
 
 
 
- POLITIK -
Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
PA 212 Ancam Kepung MPR Jika Amendemen UUD 1945 Dilakukan

(01-09-2021 22:18:53 - Dibaca 712 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Ada Spanduk 'Anies Baswedan For Presiden 2024' Mejeng di JPO Palmerah, kok bisa?

(30-08-2021 13:38:33 - Dibaca 540 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Demokrat Bela Kadernya Bupati PPU Bangun Rumdin Rp 34 Miliar?

(23-08-2021 18:38:29 - Dibaca 910 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
PKS Kritik Keras Lomba BPIP 'Hormat Bendera Menurut Islam'

(13-08-2021 15:37:03 - Dibaca 969 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Soal Dualisme di Organisasinya, Ini Kata Ketum HMI!

(09-08-2021 11:21:39 - Dibaca 569 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Soal Kritik Cat Pesawat Presiden, Ini Respons Tegas Ngabalin!

(04-08-2021 15:03:01 - Dibaca 820 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
PKS Kritik Pengecatan Ulang Pesawat Presiden?

(03-08-2021 16:42:03 - Dibaca 1.005 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Anggota DPR Dapat Hotel Buat Isoman, Politikus PKS Tak Persoalkan?

(29-07-2021 06:32:59 - Dibaca 349 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Mahfud Tegaskan Pemerintah Jokowi Tak Bisa Dijatuhkan karena Alasan Covid-19!

(27-07-2021 10:23:19 - Dibaca 512 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Andi Arief Sebut Rezim Jokowi Bingung Lawan Pandemi?

(23-07-2021 13:22:42 - Dibaca 339 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
BEM FISIP Unpad Lontarkan Kritik: 'Kami Bersama Jokowi, tapi Boong!', Apa maksudnya?

(16-07-2021 18:14:37 - Dibaca 446 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Disindir Andre, Ibas Tak Hadir Rapat Komisi VI DPR-Menteri BUMN

(08-07-2021 14:23:22 - Dibaca 658 Kali)

 
- BERITA LAIN -
Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Quartararo Tak Berkutik Lawan Ducati di Kualifikasi MotoGP San Marino?

(18-09-2021 22:11:30 - Dibaca 333 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Pos Indonesia Buka Lowongan Kerja Untuk Lulusan SMA, Cek Syaratnya Disini!

(18-09-2021 17:33:35 - Dibaca 387 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Tiga Astronaut China Kembali ke Bumi Setelah 90 Hari Berada di Luar Angkasa!

(17-09-2021 14:53:29 - Dibaca 248 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Dovizioso Pakai Yamaha di MotoGP 2021, Ini Respons Penasaran Rossi!

(17-09-2021 07:44:50 - Dibaca 387 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Koruptor Rp120 Miliar Bank Mandiri Ditangkap di Bandung Setelah Buron 15 Tahun!

(17-09-2021 06:57:11 - Dibaca 730 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Bejat! Gadis di Bawah Umur Ini Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung

(16-09-2021 17:27:47 - Dibaca 446 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Jadi Tersangka Korupsi, Alex Noerdin Ditahan Kejagung!

(16-09-2021 16:19:04 - Dibaca 348 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Luar Biasa! Jokowi Temui Pengusaha Warteg di Istana

(16-09-2021 10:24:49 - Dibaca 403 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Emerson Yuntho: Valentino Rossi Tak Mungkin Dapat SIM C di Indonesia!

(16-09-2021 09:19:25 - Dibaca 418 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Letjen Dudung Bicara 'Semua Agama Sama', Ini Suara Berbeda dari MUI!

(16-09-2021 06:10:47 - Dibaca 956 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Hujan Es Guyur Banjarnegara...?

(16-09-2021 05:58:53 - Dibaca 301 Kali)

Politikus PKS Ini Ngotot Minta Pemerintah Lockdown Total, Mengapa?
Soal Novel dkk Segera Diberhentikan KPK, Ini Respons Tegas Jokowi!

(15-09-2021 20:30:29 - Dibaca 718 Kali)

Dovizioso Pakai Yamaha di MotoGP 2021, Ini Respons Penasaran Rossi!
Koruptor Rp120 Miliar Bank Mandiri Ditangkap di Bandung Setelah Buron 15 Tahun!
Bejat! Gadis di Bawah Umur Ini Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung

TERPOPULER

1. Golkar Sebut Kedok Neno Terbuka, Gerakan 2019gantipresiden Kampanye Prabowo!

2. Kubu Prabowo-Sandi Usul Debat Capres Pakai Bahasa Inggris! Buat apa?

3. Diusung Demokrat Tapi Gubermur Banten Jadi Tim Kampanye Jokowi, Kok bisa?

4. Ternyata Ketum PAN yang Rancang Strategi Turunkan Ahok!

5. Namanya Masuk Timses Prabowo, Ini Kata Yenny Wahid!

6. Buni Yani Sebut Dirinya Korban Ketidakadilan Jokowi! Apa maksudnya?

7. Jokowi Dituding Ratna Blokir Dana Papua Rp 23 T, Ini Komentar Kemenkeu!

8. Tanah Abang Tambah Semrawut, PKL Penuhi Trotoar Dekat Stasiun!

9. Prabowo Disoraki dan Ditertawakan Oleh Ribuan Santri, Ada apa?

10. Rencana Lengserkan Jokowi Sebelum Pelantikan Diungkap Permadi!



DAERAH SEPAKBOLA UNIK BADMINTON MOTOGP FOOD HIBURAN JAKARTA KESEHATAN NASIONAL
LIFESTYLE POLITIK TRAVEL INTERNASIONAL OTOMOTIF TEKNO & SAINS VIDEO PENDIDIKAN SPORT INSPIRATION

SARANGBERITA.COM adalah media informasi tentang segala macam berita nasional maupun internasional.
Sebagai media belajar, pengetahuan dan menambah wawasan.
Menyajikan berita dari berbagai sumber terpercaya baik dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.
Copyright ET24 @022017